
Training Credit Analysis for Banking
Training Credit Analysis for Banking merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan analisa kredit secara komprehensif, terstruktur, dan tepat. Program ini membekali peserta dengan kemampuan untuk menilai kelayakan calon debitur, menganalisis laporan keuangan, mengevaluasi kebutuhan pembiayaan, memahami kemampuan pembayaran, serta mengidentifikasi berbagai risiko kredit sebelum keputusan pembiayaan diberikan.
Dalam industri perbankan, kemampuan melakukan credit analysis menjadi salah satu kompetensi penting bagi Credit Analyst, Account Officer, Relationship Manager, dan profesional yang terlibat dalam proses pemberian kredit. Keputusan kredit yang tidak didukung analisis yang memadai dapat meningkatkan risiko Non Performing Loan atau NPL serta memengaruhi kualitas portofolio kredit bank.
Melalui Pelatihan Credit Analysis for Banking, peserta akan mempelajari analisa laporan keuangan, pengujian kualitas informasi keuangan, analisis rasio, financial recasting, analisa kuantitatif dan kualitatif, analisa kredit investasi, analisa kredit modal kerja, analisis arus kas, kebutuhan dana, pertumbuhan bisnis, prediksi kegagalan bisnis, hingga penyusunan memorandum kredit.
Mengapa Training Credit Analysis for Banking Penting?
Proses pemberian kredit membutuhkan kemampuan untuk melihat kondisi calon debitur secara menyeluruh. Informasi keuangan saja belum cukup untuk menjadi dasar keputusan. Analis kredit harus mampu menghubungkan informasi keuangan dengan karakteristik usaha, kemampuan menghasilkan arus kas, kebutuhan modal kerja, struktur pembiayaan, prospek bisnis, risiko industri, serta kemampuan debitur memenuhi kewajibannya.
Training Credit Analysis for Banking membantu peserta meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisa kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian. Peserta tidak hanya belajar menghitung rasio keuangan, tetapi juga memahami bagaimana angka dalam laporan keuangan harus diinterpretasikan dan dikaitkan dengan kondisi bisnis perusahaan.
Peserta juga akan memahami bagaimana menguji laporan keuangan perusahaan untuk memastikan kewajaran serta keterkaitan antar akun. Dengan pendekatan ini, analis dapat mengidentifikasi kondisi likuiditas, profitabilitas, leverage, kemampuan menghasilkan kas, serta kekuatan dan kelemahan keuangan calon debitur.
Selain itu, program ini memberikan pemahaman mengenai credit structuring, credit monitoring, dan relationship management. Dengan demikian, proses analisa tidak berhenti pada keputusan pemberian kredit, tetapi juga mempertimbangkan struktur fasilitas yang tepat dan proses monitoring selama fasilitas kredit berjalan.
Manfaat Training Credit Analysis for Banking
- Memahami konsep dan prinsip dasar analisa kredit perbankan.
- Meningkatkan kemampuan melakukan analisa kredit secara tepat dan sistematis.
- Mampu meminimalkan risiko atas kredit yang akan diberikan.
- Memahami teknik analisa laporan keuangan calon debitur.
- Mampu melakukan analisa kuantitatif dan analisa kualitatif.
- Mampu menganalisis kredit investasi dan kredit modal kerja.
- Memahami teknik analisis cash flow calon debitur.
- Mampu menentukan kebutuhan dana operasional perusahaan.
- Memahami teknik financial recasting dalam analisa kredit.
- Mampu melakukan analisis pertumbuhan dan sensitivitas bisnis.
- Memahami teknik prediksi kegagalan bisnis.
- Mampu menyusun Memorandum Kredit secara lebih komprehensif.
- Memahami Structuring Credit Facilities, Credit Monitoring, dan Relationship Management Techniques.
Materi Training Credit Analysis for Banking
1. Analisa Laporan Keuangan dan Interpretation
- Memahami struktur laporan keuangan perusahaan.
- Menganalisis hubungan antara neraca, laporan laba rugi, dan arus kas.
- Menginterpretasikan informasi keuangan dalam proses analisa kredit.
2. Pengujian Laporan Keuangan Korporasi
- Menguji ketepatan data dalam laporan keuangan.
- Menguji keterkaitan akun dalam laporan keuangan.
- Mengidentifikasi informasi keuangan yang membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.
3. Analisis Rasio Keuangan
- Menghitung dan menentukan tingkat likuiditas perusahaan.
- Menghitung dan menentukan tingkat profitabilitas perusahaan.
- Menganalisis risiko keuangan korporasi.
- Menentukan kekuatan dan kelemahan kondisi keuangan perusahaan.
4. Financial Recasting
- Konsep financial recasting dalam credit analysis.
- Penyesuaian informasi laporan keuangan untuk kebutuhan analisa kredit.
- Meningkatkan kualitas hasil analisa keuangan calon debitur.
5. Analisa Kuantitatif dan Kualitatif
- Analisa aspek keuangan.
- Analisa aspek bisnis dan manajemen.
- Identifikasi faktor risiko calon debitur.
- Menggabungkan analisa kuantitatif dan kualitatif dalam keputusan kredit.
6. Analisa Kredit Investasi
- Karakteristik kredit investasi.
- Analisa kebutuhan pembiayaan investasi.
- Evaluasi kemampuan pembayaran.
- Analisis sumber pembayaran kembali kredit.
7. Analisa Kredit Modal Kerja
- Analisa kebutuhan modal kerja.
- Cash Loan.
- Non Cash Loan.
- Penentuan fasilitas kredit yang sesuai dengan kebutuhan debitur.
8. Analisis Arus Kas
- Menganalisis siklus kas operasional.
- Menganalisis arus kas non operasional.
- Mengidentifikasi kemampuan perusahaan menghasilkan cash flow.
- Evaluasi kemampuan pembayaran kewajiban.
9. Analisis Sumber dan Penggunaan Kas
- Mengidentifikasi sumber kas perusahaan.
- Menganalisis penggunaan kas.
- Analisis kebutuhan pembiayaan jangka pendek.
- Analisis kebutuhan pembiayaan jangka panjang.
10. Analisis Kebutuhan Dana
- Menentukan kebutuhan dana operasional perusahaan.
- Mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan modal kerja.
- Mengevaluasi kewajaran kebutuhan pembiayaan.
11. Pertumbuhan Bisnis
- Memprediksi dinamika bisnis dengan metode SPACE Analysis.
- Proyeksi kebutuhan dana dengan metode cepat dan proforma.
- Menghitung dan menentukan keseimbangan pertumbuhan.
- Analisis sensitivitas bisnis.
12. Prediksi Kegagalan Bisnis
- Memprediksi potensi kegagalan bisnis dengan metode Z-Score.
- Menentukan kriteria kegagalan bisnis.
- Mengidentifikasi early warning indicator risiko kredit.
13. Structuring Credit Facilities
- Menentukan struktur fasilitas kredit yang sesuai.
- Menyesuaikan fasilitas dengan kebutuhan dan kemampuan debitur.
- Mengurangi potensi risiko melalui struktur pembiayaan yang tepat.
14. Credit Monitoring
- Monitoring perkembangan kondisi debitur.
- Monitoring penggunaan fasilitas kredit.
- Identifikasi dini terhadap perubahan kualitas kredit.
15. Menyusun Memorandum Kredit
- Struktur Memorandum Kredit.
- Penyajian hasil analisa kredit.
- Kesimpulan dan rekomendasi kredit.
- Penyusunan argumentasi kredit berdasarkan hasil analisa.
16. Project Assignment dan Studi Kasus Terpadu
- Studi kasus Modal Kerja Cash Loan.
- Studi kasus Non Cash Loan.
- Studi kasus Kredit Investasi.
- Structuring Facilities.
- Diskusi dan evaluasi keputusan kredit.
Metode Training
- Interactive Class Training
- Individual Exercise
- Group Workshop & Case Study
- Project Assignment
- Offline Training
- Online Training β Optional Program
Target Peserta Training
Training Credit Analysis for Banking ditujukan bagi profesional dan pihak-pihak yang membutuhkan kompetensi dalam bidang analisa kredit dan pembiayaan, antara lain Credit Analyst, Account Officer, Relationship Manager, Credit Officer, Corporate Banking Officer, Commercial Banking Officer, SME Banking Officer, Risk Management Officer, Finance, Accounting, Operational, Sales & Marketing, Account Executive, Supervisor, Manager, serta profesional lainnya yang terlibat dalam proses kredit.
Team Trainer Johnson Indonesia
- Rini Fauziyah, SE., Akt., MM., CFE.
- Kurnia Hadi, GRCP, GRCA, cRBIA, IPMP, IDPP, IAAP, ICEP, IRMP.
- Trainer expert lainnya di bidang Credit Analysis, Banking, Finance, dan Risk Management.
- Trainer dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Jadwal Training Credit Analysis for Banking
| 27β28 Agustus 2026 | 07β08 Januari 2027 |
| 01β02 September 2026 | 05β06 Februari 2027 |
| 01β02 Oktober 2026 | 10β11 Maret 2027 |
| 03β04 November 2026 | 06β07 April 2027 |
| 02β03 Desember 2026 | 18β19 Mei 2027 |
| 08β09 Juni 2027 | 14β15 Juli 2027 |
Jadwal training dapat disesuaikan atau di-request untuk kebutuhan perusahaan.
Lokasi Training
- Alternatif Hotel: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dan hotel lainnya.
- Lokasi Private Training: Johnson Training Center, Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.
- Lokasi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
- Kepastian lokasi public training akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.
Biaya Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang untuk program 2 hari. Minimal pengiriman 3 peserta dan training dilaksanakan di hotel.
Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang β PASTI RUNNING.
- Rp8.500.000/orang β untuk pengiriman 1β5 peserta.
- Rp8.000.000/orang β untuk pengiriman lebih dari 5 peserta.
Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training β Johnson Training Center
- Rp8.000.000/orang/2 hari β PASTI RUNNING.
- Rp5.950.000/orang/1 hari β PASTI RUNNING.
Lokasi di Training Center Johnson Indonesia. Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training
Rp5.500.000/orang untuk program 2 hari dengan waktu pelaksanaan pukul 09.00β16.00 WIB.
Perusahaan yang Telah Mengikuti Training
Program training perbankan Johnson Indonesia telah diikuti peserta dari berbagai perusahaan dan institusi, antara lain:
- PT Bank BRI
- PT Bank BJB
- PT Bank Papua
- PT Bank DKI
- PT Bank BNI
- UNS
- Dan perusahaan serta institusi lainnya.
Training Terkait Credit Analysis dan Risk Management
Untuk meningkatkan kompetensi secara lebih komprehensif dalam bidang credit analysis, credit risk management, lending, dan banking, peserta dapat mengikuti program terkait berikut:
- Training Risk Management for Banking
- Training Analisa Resiko Industri
- Training Credit Risk Management
- Training Credit Monitoring and Control
- Training Analisa Kredit Korporasi
- Training Analisa Kredit Mikro
- Training Analisa Kredit Multiguna
- Training Lending and Collection for Banking
- Training Banking Management
- Banking Training Series
Credit Analysis untuk Mengurangi Risiko Kredit dan NPL
Analisa kredit yang berkualitas merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas portofolio kredit. Kemampuan untuk memahami kondisi keuangan, cash flow, karakter bisnis, kebutuhan pembiayaan, prospek industri, serta sumber pembayaran kembali membantu bank mengurangi kemungkinan terjadinya kredit bermasalah.
Melalui proses credit analysis for banking yang komprehensif, analis dapat menilai apakah jumlah, jangka waktu, struktur, dan jenis fasilitas kredit telah sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan calon debitur. Analisis tersebut sekaligus membantu memastikan bahwa keputusan kredit tidak semata-mata berdasarkan nilai agunan, tetapi terutama berdasarkan kemampuan bisnis menghasilkan arus kas untuk membayar kewajiban.
Analisa Laporan Keuangan dalam Credit Analysis
Laporan keuangan menjadi salah satu sumber informasi utama dalam proses analisa kredit. Namun, seorang analis kredit tidak cukup hanya membaca angka. Informasi tersebut perlu diuji, dianalisis, dan diinterpretasikan untuk memahami kondisi usaha secara menyeluruh.
Peserta Training Credit Analysis for Banking akan mempelajari bagaimana menghubungkan posisi keuangan, profitabilitas, likuiditas, leverage, arus kas, modal kerja, serta pertumbuhan perusahaan dengan kemampuan pembayaran kredit. Pendekatan ini membantu menghasilkan rekomendasi kredit yang lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
In-House Training Credit Analysis for Banking
Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Credit Analysis for Banking bagi bank, BPR, perusahaan pembiayaan, multifinance, koperasi, lembaga keuangan, maupun perusahaan lainnya. Materi training dapat disesuaikan berdasarkan jenis kredit, level peserta, industri debitur, kebijakan kredit perusahaan, serta kasus yang umum ditemui oleh peserta.
Customized training memungkinkan perusahaan memasukkan studi kasus yang lebih relevan, seperti kredit modal kerja, kredit investasi, kredit korporasi, kredit komersial, kredit SME atau UMKM, hingga pembahasan khusus mengenai financial statement analysis dan credit structuring.
Mengapa Memilih Johnson Indonesia?
Johnson Indonesia β Training Provider Since 2002 menyediakan program Public Training, Private Training, Online Training, dan Customized In-House Training bagi perusahaan dan profesional. Program dirancang untuk memberikan pendekatan aplikatif sehingga peserta dapat menghubungkan konsep dengan tantangan nyata dalam pekerjaan.
Daftar Training Credit Analysis for Banking
Tingkatkan kemampuan tim dalam melakukan analisa kredit, analisa laporan keuangan, analisa cash flow, credit structuring, credit monitoring, dan penyusunan memorandum kredit melalui Training Credit Analysis for Banking Johnson Indonesia.
Program tersedia dalam format Public Training, Private Training, Online Training, maupun Customized In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.
