Total Quality Management (TQM)

Training Quality Control Cycle (QCC) – Problem Solving & Continuous Improvement

Training Quality Control Cycle (QCC) merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan pemecahan masalah, pengendalian kualitas, dan perbaikan berkelanjutan melalui pendekatan Quality Control Circle.

Quality Control Cycle atau Quality Control Circle merupakan pendekatan improvement yang melibatkan kelompok kerja dalam mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis penyebab, menentukan tindakan perbaikan, mengevaluasi hasil, serta melakukan standardisasi agar masalah tidak kembali terjadi.

Melalui Training QCC, peserta akan memahami penerapan Delapan Langkah dan Tujuh Alat (DELTA) sebagai metode sistematis untuk Quality Problem Solving dan Continuous Improvement. Peserta juga akan mempelajari hubungan QCC dengan Kaizen, Total Quality Management (TQM), PDCA, Seven QC Tools, Root Cause Analysis, dan Quality Improvement.

Mengapa Quality Control Cycle (QCC) Penting?

Permasalahan seperti defect, reject, rework, scrap, downtime, customer complaint, process variation, productivity loss, dan berbagai ketidaksesuaian lainnya membutuhkan penyelesaian yang sistematis. Penyelesaian yang hanya berfokus pada gejala dapat menyebabkan masalah yang sama kembali terjadi.

QCC membantu perusahaan membangun budaya pemecahan masalah berdasarkan data dan fakta. Melalui kelompok kecil atau improvement team, karyawan dapat berpartisipasi secara aktif dalam mengidentifikasi masalah dan mengembangkan solusi yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari.

Manfaat Training Quality Control Cycle (QCC)

  • Memahami manfaat QCC dalam peningkatan mutu produksi dan mutu SDM.
  • Memahami konsep dan prinsip Quality Control Cycle.
  • Mampu membentuk dan membimbing kelompok QCC.
  • Mampu menjalankan proses pemecahan masalah secara sistematis.
  • Mampu menerapkan Delapan Langkah QCC.
  • Mampu menggunakan Tujuh Alat / Seven QC Tools.
  • Mampu menentukan tema improvement.
  • Mampu menetapkan target perbaikan.
  • Mampu menganalisis kondisi aktual.
  • Mampu melakukan analisis sebab-akibat.
  • Mampu menyusun rencana penanggulangan.
  • Mampu mengevaluasi efektivitas improvement.
  • Mampu melakukan standardisasi hasil perbaikan.
  • Meningkatkan kemampuan Root Cause Analysis.
  • Meningkatkan Employee Involvement dalam improvement.
  • Mendukung penerapan Kaizen dan Continuous Improvement.

Materi Training Quality Control Cycle (QCC)

1. Motivasi & Kaizen

  • Pengertian Kaizen.
  • Continuous Improvement Philosophy.
  • Small Improvement.
  • Employee Involvement.
  • Problem Awareness.
  • Improvement Mindset.
  • Quality Mindset.
  • Team Improvement.
  • Standardization.

Kaizen menekankan bahwa improvement merupakan aktivitas yang dilakukan secara berkelanjutan. QCC menjadi salah satu sarana untuk mendorong keterlibatan karyawan dalam melakukan improvement terhadap masalah yang ditemui di tempat kerja.

2. Total Quality Management (TQM)

  • Fundamental Total Quality Management.
  • Customer Focus.
  • Quality is Everyone’s Responsibility.
  • Total Employee Involvement.
  • Process Approach.
  • Fact-Based Decision Making.
  • Quality Culture.
  • Continuous Improvement.

Introduction Quality Control Cycle

3. Fundamental QCC

  • Latar Belakang Quality Control Cycle.
  • Pengertian QCC.
  • Tujuan QCC.
  • Manfaat QCC.
  • Prinsip QCC.
  • Filosofi QCC.
  • QCC sebagai Quality Improvement Tools.
  • QCC sebagai Problem Solving Tools.
  • QCC sebagai Continuous Improvement Tools.
  • QCC dan Employee Involvement.

Tujuan Implementasi QCC

  • Meningkatkan kualitas produk dan layanan.
  • Mengurangi defect dan reject.
  • Mengurangi rework dan scrap.
  • Meningkatkan produktivitas.
  • Mengurangi pemborosan.
  • Meningkatkan keselamatan dan lingkungan kerja.
  • Meningkatkan keterlibatan karyawan.
  • Meningkatkan kemampuan Problem Solving.
  • Membangun budaya Continuous Improvement.
  • Meningkatkan teamwork dan komunikasi.

Struktur Organisasi QCC

4. QCC Organization & Team

  • Steering Committee.
  • Facilitator.
  • QCC Leader.
  • QCC Member.
  • Management Support.
  • Quality / Continuous Improvement Support.
  • Roles & Responsibilities.
  • Team Communication.
  • QCC Meeting.
  • Progress Monitoring.

QCC & PDCA

5. Plan – Do – Check – Act

  • Plan – menentukan masalah, target, kondisi aktual, dan akar penyebab.
  • Do – menjalankan tindakan penanggulangan.
  • Check – mengevaluasi hasil improvement.
  • Act – melakukan standardisasi dan tindak lanjut.

PDCA menjadi kerangka dasar dalam menjalankan aktivitas QCC. Delapan Langkah QCC dapat diintegrasikan ke dalam siklus PDCA agar proses improvement berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

DELTA – Delapan Langkah dan Tujuh Alat QCC

DELTA merupakan pendekatan pemecahan masalah dengan menggunakan Delapan Langkah dan Tujuh Alat. Pendekatan ini membantu tim QCC bergerak dari identifikasi masalah hingga standardisasi hasil improvement secara terstruktur.

Delapan Langkah QCC

Langkah 1 – Menentukan Tema

  • Identifikasi masalah.
  • Voice of Customer.
  • Quality Problem.
  • Productivity Problem.
  • Cost Problem.
  • Delivery Problem.
  • Safety Problem.
  • Morale Problem.
  • Problem Prioritization.
  • Pemilihan tema QCC.

Langkah 2 – Menetapkan Target

  • Menentukan baseline.
  • Menentukan indikator keberhasilan.
  • Menentukan target improvement.
  • SMART Target.
  • Quality Target.
  • Cost Reduction Target.
  • Productivity Target.
  • Delivery Target.
  • Timeline Improvement.

Langkah 3 – Analisis Kondisi yang Ada

  • Current Condition Analysis.
  • Process Observation.
  • Gemba Observation.
  • Data Collection.
  • Process Mapping.
  • Stratification.
  • Problem Pattern.
  • Identifikasi gap.
  • Fact Finding.

Langkah 4 – Analisis Sebab-Akibat

  • Potential Cause Identification.
  • Cause & Effect Analysis.
  • Fishbone Diagram.
  • 6M Analysis.
  • 5 Whys Analysis.
  • Root Cause Analysis.
  • Root Cause Verification.
  • Data Validation.

6M dalam Root Cause Analysis

  • Man – kompetensi, disiplin, awareness, human error.
  • Machine – mesin, equipment, maintenance.
  • Method – prosedur dan metode kerja.
  • Material – material dan supplier.
  • Measurement – alat ukur dan sistem pengukuran.
  • Environment – kondisi lingkungan kerja.

Langkah 5 – Rencana Penanggulangan

  • Develop Countermeasure.
  • Alternative Solution.
  • Solution Selection.
  • Action Plan.
  • 5W1H.
  • PIC.
  • Target Completion.
  • Resources.
  • Risk Awareness.

Langkah 6 – Penanggulangan

  • Implement Countermeasure.
  • Execute Action Plan.
  • Team Coordination.
  • Progress Monitoring.
  • Problem Escalation.
  • Implementation Evidence.
  • Follow Up.

Langkah 7 – Evaluasi Hasil

  • Before vs After Analysis.
  • Target Achievement.
  • Quality Improvement.
  • Cost Saving.
  • Productivity Improvement.
  • Defect Reduction.
  • Result Verification.
  • Effectiveness Evaluation.

Langkah 8 – Standardisasi & Tindak Lanjut

  • Standardization.
  • Standard Operating Procedure.
  • Work Instruction.
  • Visual Standard.
  • Training & Socialization.
  • Monitoring.
  • Prevent Recurrence.
  • Horizontal Deployment.
  • Next Improvement Theme.

Ringkasan Delapan Langkah QCC

Langkah Aktivitas
1 Menentukan Tema
2 Menetapkan Target
3 Analisis Kondisi yang Ada
4 Analisis Sebab-Akibat
5 Rencana Penanggulangan
6 Penanggulangan
7 Evaluasi Hasil
8 Standardisasi & Tindak Lanjut

Tujuh Alat QCC – Seven QC Tools

1. Flow Chart & Stratification

  • Memetakan aliran proses.
  • Memahami input dan output.
  • Mengidentifikasi problem point.
  • Mengidentifikasi bottleneck.
  • Stratifikasi berdasarkan mesin, operator, material, shift, waktu, lokasi, dan faktor lainnya.

2. Lembar Pengumpulan Data / Check Sheet

  • Data Collection.
  • Defect Data.
  • Frequency Data.
  • Location Data.
  • Time-Based Data.
  • Process Data.
  • Mendesain Check Sheet.

3. Histogram

  • Frequency Distribution.
  • Data Distribution.
  • Process Variation.
  • Data Spread.
  • Distribution Pattern.
  • Interpretasi Histogram.

4. Scatter Diagram

  • Relationship Between Variables.
  • Positive Relationship.
  • Negative Relationship.
  • No Clear Relationship.
  • Input vs Output Analysis.
  • Process Parameter Analysis.

5. Pareto Diagram

  • Pareto Principle.
  • 80/20 Principle Awareness.
  • Problem Prioritization.
  • Defect Prioritization.
  • Cumulative Percentage.
  • Vital Few vs Trivial Many.

6. Diagram Sebab-Akibat / Fishbone Diagram

  • Cause & Effect Analysis.
  • Ishikawa Diagram.
  • Potential Cause Identification.
  • 6M Analysis.
  • Brainstorming Cause.
  • Root Cause Verification.

7. Peta Kendali / Control Chart

  • Process Monitoring.
  • Process Variation.
  • Common Cause Variation.
  • Special Cause Variation.
  • Center Line.
  • Upper Control Limit.
  • Lower Control Limit.
  • Process Stability Awareness.

Ringkasan Seven QC Tools

QC Tool Fungsi Utama
Flow Chart Memahami dan memetakan proses.
Check Sheet Mengumpulkan data secara sistematis.
Histogram Melihat distribusi dan variasi data.
Scatter Diagram Menganalisis hubungan antarvariabel.
Pareto Diagram Menentukan masalah prioritas.
Fishbone Diagram Mengidentifikasi kemungkinan penyebab.
Control Chart Memonitor kestabilan proses.

QCC & Root Cause Analysis

6. Mencari Akar Penyebab Masalah

  • Problem vs Symptom.
  • Potential Cause.
  • Direct Cause.
  • Root Cause.
  • Fishbone Diagram.
  • 5 Whys Analysis.
  • Data Verification.
  • Gemba Verification.
  • Root Cause Validation.

QCC mendorong tim untuk tidak langsung mengambil tindakan hanya berdasarkan asumsi. Kemungkinan penyebab yang ditemukan perlu diverifikasi menggunakan data, fakta, observasi proses, dan kondisi aktual di Gemba.

QCC & Problem Solving

7. Structured Problem Solving

  • Identify Problem.
  • Define Problem.
  • Collect Data.
  • Analyze Current Condition.
  • Prioritize Problem.
  • Analyze Root Cause.
  • Develop Countermeasure.
  • Implement Solution.
  • Evaluate Result.
  • Standardize Improvement.

QCC & Continuous Improvement

Quality Control Cycle tidak berhenti setelah satu masalah berhasil diselesaikan. Setelah hasil improvement distandardisasi, tim dapat menentukan tema improvement berikutnya sehingga terbentuk siklus Continuous Improvement.

QCC & Employee Involvement

QCC memberikan kesempatan kepada karyawan yang memahami proses sehari-hari untuk terlibat langsung dalam improvement. Hal ini dapat membantu meningkatkan ownership, teamwork, komunikasi, kemampuan analisis, dan keterampilan Problem Solving.

QCC & Quality Culture

  • Quality Mindset.
  • Problem Awareness.
  • Ownership.
  • Teamwork.
  • Data-Based Thinking.
  • Improvement Mindset.
  • Standard Discipline.
  • Continuous Learning.
  • Employee Participation.

QCC & Cost of Poor Quality

Proyek QCC dapat diarahkan pada masalah yang menimbulkan biaya kualitas seperti defect, reject, rework, scrap, downtime, repeated inspection, customer complaint, return, warranty, serta pemborosan proses lainnya.

QCC & Productivity Improvement

  • Cycle Time Reduction.
  • Downtime Reduction.
  • Defect Reduction.
  • Reject Reduction.
  • Rework Reduction.
  • Scrap Reduction.
  • Process Simplification.
  • Waste Reduction.
  • Productivity Improvement.
  • Cost Reduction.

QCC dalam Manufacturing

Dalam lingkungan manufacturing, QCC dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah Production, Quality, Engineering, Maintenance, Warehouse, PPIC, Supply Chain, Safety, Cost, Delivery, dan Productivity.

Contoh Tema QCC

  • Mengurangi defect produk.
  • Mengurangi reject.
  • Mengurangi rework.
  • Mengurangi scrap.
  • Mengurangi downtime mesin.
  • Meningkatkan output produksi.
  • Mengurangi cycle time.
  • Mengurangi customer complaint.
  • Mengurangi waiting time.
  • Meningkatkan First Pass Yield.
  • Meningkatkan On Time Delivery.
  • Mengurangi inventory problem.
  • Meningkatkan workplace safety.
  • Mengurangi Cost of Poor Quality.

QCC dalam Service Industry

QCC juga dapat diterapkan di perusahaan jasa untuk menangani masalah customer complaint, service error, waiting time, administrative error, response time, repeated work, process delay, document error, dan berbagai permasalahan operasional lainnya.

QCC Project Selection

8. Memilih Tema Improvement yang Tepat

  • Impact to Customer.
  • Impact to Quality.
  • Impact to Cost.
  • Impact to Delivery.
  • Impact to Productivity.
  • Impact to Safety.
  • Frequency of Problem.
  • Magnitude of Problem.
  • Feasibility of Improvement.
  • Team Authority.

QCC Project Monitoring

  • Project Theme.
  • Baseline.
  • Target.
  • Progress.
  • Action Plan.
  • PIC.
  • Deadline.
  • Result.
  • Standardization.
  • Next Action.

QCC Presentation

9. Presentasi Hasil Improvement

  • Background.
  • Problem Statement.
  • Theme Selection.
  • Target.
  • Current Condition.
  • Root Cause Analysis.
  • Countermeasure.
  • Implementation.
  • Before vs After Result.
  • Standardization.
  • Benefit.
  • Next Improvement.

Evaluasi Hasil QCC

Area Contoh Pengukuran
Quality Defect, reject, rework, complaint.
Cost Cost saving, scrap reduction, COPQ reduction.
Delivery Lead time, On Time Delivery.
Productivity Output, cycle time, efficiency.
Safety Unsafe condition, incident reduction.
Morale Participation, teamwork, improvement ideas.

Standardisasi Hasil Improvement

10. Sustain the Improvement

  • Update SOP.
  • Update Work Instruction.
  • Update Standard.
  • Visual Control.
  • Training.
  • Communication.
  • Audit.
  • Monitoring.
  • Horizontal Deployment.
  • Prevent Recurrence.

Simulasi & Workshop QCC

  • Pembentukan QCC Team.
  • Pemilihan Tema.
  • Penetapan Target.
  • Current Condition Analysis.
  • Flow Chart Exercise.
  • Check Sheet Exercise.
  • Pareto Analysis.
  • Fishbone Analysis.
  • 5 Whys Analysis.
  • Root Cause Verification.
  • Countermeasure Planning.
  • Before vs After Evaluation.
  • Standardization.
  • QCC Presentation.
  • Simulasi menggunakan Statistical Software.

Kompetensi yang Dikembangkan

  • Quality Control Cycle.
  • Quality Control Circle.
  • QCC.
  • PDCA.
  • DELTA – Delapan Langkah dan Tujuh Alat.
  • Seven QC Tools.
  • Quality Problem Solving.
  • Root Cause Analysis.
  • Data Analysis.
  • Kaizen.
  • Continuous Improvement.
  • Team Problem Solving.
  • Quality Improvement.
  • Process Improvement.
  • Employee Involvement.

Target Peserta Training

Training Quality Control Cycle (QCC) ditujukan bagi Direktur, Manager, dan Supervisor di lingkungan Manufacturing Operation.

Training ini juga relevan bagi Team Leader, Foreman, Quality Assurance, Quality Control, Production, Manufacturing, Engineering, Maintenance, PPIC, Warehouse, Supply Chain, Continuous Improvement Team, Operational Excellence Team, dan Staff yang terlibat dalam Problem Solving serta Quality Improvement.

Pembicara / Fasilitator

  • Hendra Feraldi, ST, IPM, BBLSS
  • Dr. Iphov Kumala Sriwana – Alternative Trainer
  • Johnson Alvonco, Ph.D. – Alternative Trainer

Metode Training

  • Interactive Presentation.
  • Group Discussion.
  • Case Study.
  • QCC Simulation.
  • Seven QC Tools Exercise.
  • PDCA Workshop.
  • Root Cause Analysis Exercise.
  • Statistical Software Exercise.
  • Group Presentation.
  • QCC Improvement Action Plan.

Jadwal Training Quality Control Cycle (QCC)

Periode Tanggal Pelaksanaan
September 2026 01–02 September 2026
Oktober 2026 01–02 Oktober 2026
November 2026 03–04 November 2026
Desember 2026 02–03 Desember 2026
Januari 2027 07–08 Januari 2027
Februari 2027 05–06 Februari 2027
Maret 2027 10–11 Maret 2027
April 2027 06–07 April 2027
Mei 2027 18–19 Mei 2027
Juni 2027 08–09 Juni 2027
Juli 2027 20–21 Juli 2027
Agustus 2027 24–25 Agustus 2027
September 2027 21–22 September 2027
Oktober 2027 19–20 Oktober 2027
November 2027 23–24 November 2027
Desember 2027 14–15 Desember 2027

Catatan: Jadwal di atas mengikuti halaman khusus Quality Control Cycle (QCC). Jadwal dapat mengalami penyesuaian sehingga peserta disarankan melakukan konfirmasi sebelum pendaftaran.

Tempat Training

Alternatif lokasi Offline Training meliputi Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, dan Hotel Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim. Lokasi training akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.

Metode Pelaksanaan

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Public Training – mengikuti jadwal Johnson Indonesia.
  • Private Training – kelas khusus sesuai kebutuhan perusahaan.
  • In-House Training – materi dan kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000/orang / 2 hari. Minimal pengiriman 3 peserta dan PASTI RUNNING di hotel.

Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
  • Rp8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

  • Rp8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
  • Rp5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
  • Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang / 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Daftar Client Johnson Indonesia

Daftar perusahaan dan institusi yang telah menggunakan layanan training Johnson Indonesia dapat dilihat melalui Daftar Client Johnson Indonesia.

Public Training Quality Control Cycle (QCC)

Johnson Indonesia menyediakan Public Training Quality Control Cycle (QCC) untuk meningkatkan kompetensi profesional dalam penerapan Delapan Langkah dan Tujuh Alat, PDCA, Seven QC Tools, Quality Problem Solving, Root Cause Analysis, Kaizen, dan Continuous Improvement.

In-House Training Quality Control Cycle (QCC)

In-House Training QCC dapat menggunakan kasus aktual perusahaan seperti defect, reject, rework, scrap, downtime, customer complaint, productivity loss, delivery problem, process variation, dan Cost of Poor Quality.

Peserta dapat membentuk QCC Team dan mengerjakan improvement project berdasarkan kondisi perusahaan mulai dari menentukan tema, menetapkan target, menganalisis kondisi aktual, mencari akar penyebab, menyusun countermeasure, mengevaluasi hasil, hingga melakukan standardisasi.

Training Terkait – Internal Link

QCC Improvement Action Plan

Pada akhir training, peserta dapat menyusun QCC Improvement Action Plan yang mencakup Theme, Background, Current Condition, Baseline, Target, Data Collection, Root Cause Analysis, Countermeasure, Implementation Plan, PIC, Target Completion, Before vs After Result, Standardization, Horizontal Deployment, dan Next Improvement Theme.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk pengembangan kompetensi Quality Management, Quality Assurance, Quality Control, Manufacturing, Continuous Improvement, Lean Six Sigma, Productivity, dan Operational Excellence.

Melalui Training Quality Control Cycle (QCC), peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan Delapan Langkah dan Tujuh Alat (DELTA), PDCA, Seven QC Tools, Root Cause Analysis, Kaizen, Team Problem Solving, serta Continuous Improvement secara sistematis.

Pendaftaran Training Quality Control Cycle (QCC)

Tingkatkan kemampuan tim dalam menyelesaikan masalah, mengurangi defect dan waste, meningkatkan kualitas dan produktivitas, serta membangun budaya Continuous Improvement melalui Training Quality Control Cycle (QCC) Johnson Indonesia.

Scroll to Top