Training Negotiation Skill For Procurement

 

Training Negotiation Skill For Procurement

Training Negotiation Skill For Procurement merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi negosiasi bagi profesional Purchasing, Procurement, Supply Chain, Vendor Management, Logistics dan Project Procurement.

Dalam proses purchasing dan procurement, kemampuan melakukan negosiasi menjadi salah satu kompetensi penting untuk berkomunikasi dengan supplier, memperoleh kesepakatan yang sesuai kebutuhan perusahaan, menghadapi perbedaan kepentingan serta mengelola proses negosiasi secara profesional.

Melalui Training Negotiation Skill For Procurement, peserta mempelajari konsep dan prinsip negosiasi, proses dan siklus purchasing/procurement, KPI Procurement, kompetensi negotiator, communication skill, product & price knowledge, strategi negosiasi, tahapan negosiasi, handling deadlock serta lobbying skill.

Program ini menggunakan pendekatan praktis sehingga peserta dapat memahami bagaimana menerapkan Procurement Negotiation Skills dalam proses pembelian dan pengadaan, khususnya ketika melakukan komunikasi dan negosiasi dengan supplier.

Mengapa Procurement Negotiation Skill Penting?

Aktivitas procurement tidak hanya berkaitan dengan proses pembelian barang atau jasa, tetapi juga melibatkan komunikasi dan negosiasi dengan berbagai pihak, terutama supplier dan vendor.

Procurement professional perlu memahami bagaimana mempersiapkan negosiasi, mengidentifikasi kepentingan pihak yang bernegosiasi, memahami informasi produk dan harga, menyampaikan posisi perusahaan, menghadapi tekanan serta mencari alternatif ketika terjadi kebuntuan.

Kemampuan negotiation for procurement juga perlu didukung oleh communication skill, confidence, assertiveness, product knowledge dan price knowledge agar proses negosiasi dapat dilakukan secara terstruktur.

Tujuan Training Negotiation Skill For Procurement

  • Memahami konsep dan prinsip negosiasi secara umum.
  • Meningkatkan kompetensi sebagai professional negotiator.
  • Memahami strategi, tahapan dan proses negosiasi efektif.
  • Meningkatkan kemampuan negosiasi dengan supplier.
  • Meningkatkan kemampuan negosiasi dalam proses purchasing dan procurement.
  • Memahami berbagai kondisi tekanan dalam negosiasi.
  • Mampu menghadapi deadlock dalam proses negosiasi dengan supplier.
  • Meningkatkan communication skill dalam negosiasi.
  • Meningkatkan self confidence dan assertiveness.
  • Memahami lobbying skill dalam proses negosiasi.

Manfaat Training Negotiation Skill For Procurement

  • Memahami proses dan siklus Purchasing / Procurement.
  • Memahami KPI Procurement dalam pengadaan dan pembelian.
  • Memahami kompetensi yang dibutuhkan seorang Procurement Negotiator.
  • Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan supplier.
  • Meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan dalam negosiasi.
  • Mampu menerapkan strategi negosiasi sesuai kondisi.
  • Memahami tahapan persiapan hingga penutupan negosiasi.
  • Mampu mengidentifikasi penyebab deadlock.
  • Mampu menentukan pendekatan untuk menghadapi deadlock.
  • Memahami konsep dan prinsip lobbying.
  • Meningkatkan kemampuan membangun kesepakatan dengan supplier.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan negosiasi secara profesional.

Materi Training Negotiation Skill For Procurement

1. Introduction to Negotiation

  • Mengapa Harus Bernegosiasi?
  • Tujuan Negosiasi.
  • Ukuran Keberhasilan Negosiasi.
  • Tantangan Negosiasi.
  • Hambatan Dalam Negosiasi.
  • Negotiation Mindset.
  • Peran Negotiator dalam Procurement.

2. Negotiation For Procurement

  • Proses Purchasing / Procurement.
  • Siklus Purchasing / Procurement.
  • KPI Procurement.
  • Negosiasi dalam proses pengadaan.
  • Negosiasi dalam proses pembelian.
  • Negotiation With Supplier.
  • Procurement Negotiation Process.
  • Hubungan antara Procurement dan Supplier.

3. Procurement Negotiator Competency

  • Kompetensi Procurement Negotiator.
  • Know Your Personality.
  • Communication Skill.
  • Intelligence Quotient (IQ).
  • Emotional Quotient (EQ).
  • Adversity Quotient (AQ).
  • Spiritual Quotient (SQ).
  • Self Confidence.
  • Assertiveness.
  • Product Knowledge.
  • Price Knowledge.

4. Communication Skill For Procurement Negotiation

  • Komunikasi dalam proses negosiasi.
  • Active Listening.
  • Questioning Skill.
  • Clarifying Information.
  • Building Rapport.
  • Assertive Communication.
  • Persuasive Communication.
  • Communication With Supplier.

5. Negotiation Strategy

  • Konsep strategi negosiasi.
  • Strategi Win-Win.
  • Strategi Win-Lose.
  • Strategi Lose-Win.
  • Strategi Lose-Lose.
  • Penentuan strategi berdasarkan kondisi.
  • Negotiation Position.
  • Negotiation Objectives.

6. Negotiation Pressure

  • Tekanan waktu dalam negosiasi.
  • Tekanan lokasi atau ruang.
  • Tekanan sumber daya.
  • Tekanan informasi.
  • Managing Negotiation Pressure.
  • Menghadapi tekanan supplier.
  • Mengendalikan proses negosiasi.

7. Negotiation Process

  • Persiapan negosiasi.
  • Opening Negotiation.
  • Proses pembukaan.
  • Proses pertengahan negosiasi.
  • Penawaran dan pertukaran informasi.
  • Bargaining.
  • Agreement.
  • Closing Negotiation.

8. Negotiation Preparation

  • Menentukan tujuan negosiasi.
  • Identifikasi kebutuhan perusahaan.
  • Supplier Information.
  • Product Information.
  • Price Information.
  • Alternative Options.
  • Negotiation Position.
  • Preparation Checklist.

9. Supplier Negotiation

  • Supplier Negotiation.
  • Supplier Communication.
  • Supplier Position.
  • Supplier Needs.
  • Supplier Offer.
  • Price Negotiation.
  • Term Negotiation.
  • Service Negotiation.
  • Delivery Negotiation.

10. Price Negotiation

  • Product & Price Knowledge.
  • Price Analysis.
  • Supplier Pricing.
  • Price Negotiation Strategy.
  • Discount Negotiation.
  • Cost Consideration.
  • Total Value Consideration.
  • Negotiation Based on Value.

11. Handling Objection In Procurement Negotiation

  • Konsep objection.
  • Identifikasi keberatan supplier.
  • Supplier Objection Handling.
  • Clarifying Objection.
  • Responding to Objection.
  • Alternative Solution.
  • Maintaining Negotiation Relationship.

12. Deadlock In Negotiation

  • Pengertian deadlock.
  • Penyebab deadlock.
  • Identifikasi deadlock.
  • Communication Breakdown.
  • Perbedaan kepentingan.
  • Perbedaan posisi.
  • Strategi menghadapi deadlock.
  • Alternative Agreement.
  • Breaking Negotiation Deadlock.

13. Negotiation Models

  • Model-model negosiasi.
  • Integrative Negotiation.
  • Distributive Negotiation.
  • Win-Win Negotiation.
  • Competitive Negotiation.
  • Collaborative Negotiation.
  • Pemilihan model berdasarkan kondisi.

14. Lobbying Skill For Procurement

  • Konsep Lobbying.
  • Prinsip Lobi dalam Negosiasi.
  • Kondisi yang Memerlukan Lobi.
  • Lobbying Strategy.
  • Communication in Lobbying.
  • Building Relationship.
  • Lobbying dalam hubungan dengan supplier.

15. Negotiation Closing

  • Konsep closing negotiation.
  • Identifikasi tanda-tanda kesepakatan.
  • Confirming Agreement.
  • Clarifying Terms.
  • Agreement Confirmation.
  • Closing Statement.
  • Follow Up Negotiation.

16. Procurement Negotiation Case Study

  • Supplier Negotiation Case.
  • Price Negotiation Case.
  • Deadlock Case.
  • Supplier Objection Case.
  • Procurement Communication Case.
  • Negotiation Strategy Case.
  • Lobbying Case.
  • Group Discussion.

17. Procurement Negotiation Simulation

  • Supplier Negotiation Simulation.
  • Buyer vs Supplier Negotiation.
  • Price Negotiation Simulation.
  • Deadlock Negotiation Simulation.
  • Objection Handling Simulation.
  • Negotiation Closing Simulation.
  • Feedback dari Facilitator.

18. Procurement Negotiation Workshop

  • Negotiation Preparation Workshop.
  • Supplier Analysis.
  • Negotiation Objective Setting.
  • Negotiation Strategy Planning.
  • Negotiation Script.
  • Negotiation Exercise.
  • Action Plan.

Target Peserta Training Negotiation Skill For Procurement

Program ini ditujukan bagi profesional yang terlibat dalam aktivitas Purchasing, Procurement dan Supply Chain serta pihak yang berhubungan dengan supplier dan vendor.

  • Purchasing Staff.
  • Purchasing Supervisor.
  • Purchasing Manager.
  • Procurement Staff.
  • Procurement Supervisor.
  • Procurement Manager.
  • Supply Chain Staff.
  • Supply Chain Supervisor.
  • Supply Chain Manager.
  • Vendor Management Staff.
  • Vendor Management Supervisor.
  • Vendor Management Manager.
  • Logistics Staff.
  • Logistics Supervisor.
  • Logistics Manager.
  • Project Procurement Staff.
  • Project Procurement Manager.
  • Buyer.
  • Purchasing Professional.
  • Procurement Professional.
  • Staff – Manager Purchasing.

Trainer / Facilitator

Johnson Alvonco, Ph.D

Training menggunakan pendekatan praktis melalui presentation, discussion, case study, exercise dan negotiation simulation agar peserta dapat memahami penerapan strategi negosiasi dalam aktivitas procurement.

Metode Training

  • Interactive Learning.
  • Presentation.
  • Discussion.
  • Case Study.
  • Individual Exercise.
  • Group Exercise.
  • Negotiation Simulation.
  • Role Play.
  • Procurement Negotiation Workshop.
  • Action Planning.
  • Feedback & Evaluation.

Jadwal Public Training

No. Tanggal Pelaksanaan
1 29-30 September 2026
2 07-08 Oktober 2026
3 28-29 November 2026
4 14-15 Desember 2026

Jam Pelaksanaan Training

  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Metode Training

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Public Training.
  • Private Training.
  • Corporate / In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.

Lokasi Training Jakarta

Alternatif lokasi OfflineΒ  Training Jakarta antara lain Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta. Private Training juga dapat diselenggarakan di Johnson Training Center – Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000/orang – 2 Hari Minimal mengirimkan 3 peserta – Pasti Running di Hotel. Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING
  • Rp 8.500.000/orang – mengirimkan 1–5 peserta
  • Rp 8.000.000/orang – mengirimkan lebih dari 5 peserta

Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training – Johnson Training Center

  • Rp 8.000.000/orang / 2 Hari – PASTI RUNNING
  • Rp 5.950.000/orang / 1 Hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Johnson Training Center. Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Communication Training

Rp 5.500.000/orang Durasi: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Daftar Client / Perusahaan yang Telah Mengikuti Training Sejenis

  • United Tractors, Tbk.
  • Sanyo Compressor (Jepang).
  • Takagi Sari Multi Utama – TSC (Jepang).
  • Cheil Jedang Indonesia (Korea).
  • Matahari Sakti (Lokal).
  • Pacific (India).
  • Moulten Aluminum Producer Indonesia.
  • PT. Bank Mitraniaga Tbk.
  • San Miguel Indonesia Foods & Beverages.
  • Plimsol Indonesia.
  • Bank Woori.
  • Bank Jasa Jakarta.

Daftar perusahaan di atas merupakan daftar perusahaan yang tercantum pada halaman sumber sebagai perusahaan yang telah mengikuti training sejenis. :chatgpt-content-reference{index=”1″}

In-House Training Negotiation Skill For Procurement

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Negotiation Skill For Procurement yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, proses procurement, karakteristik supplier, jenis produk atau jasa, kebijakan purchasing serta kondisi negosiasi yang dihadapi oleh peserta.

Studi kasus dapat disesuaikan dengan aktivitas aktual perusahaan seperti supplier negotiation, price negotiation, vendor negotiation, purchasing negotiation, procurement contract negotiation dan penyelesaian deadlock.

Training Procurement Terkait

Procurement & Supply Chain Training

Procurement Negotiation Skill merupakan salah satu kompetensi yang mendukung fungsi procurement dan supply chain. Procurement professional perlu memahami hubungan antara purchasing, supplier management, vendor evaluation, contract management dan negotiation.

Johnson Indonesia menyediakan berbagai program yang dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan pengembangan kompetensi procurement, purchasing dan supply chain.

Mengapa Mengikuti Training Negotiation Skill For Procurement?

  • Membahas konsep dan prinsip negosiasi.
  • Membahas Purchasing / Procurement Process.
  • Membahas KPI Procurement.
  • Membahas kompetensi Procurement Negotiator.
  • Membahas Communication Skill.
  • Membahas IQ, EQ, AQ dan SQ.
  • Membahas Self Confidence dan Assertiveness.
  • Membahas Product & Price Knowledge.
  • Membahas strategi negosiasi.
  • Membahas berbagai model negosiasi.
  • Membahas tahapan negosiasi.
  • Membahas Negotiation Pressure.
  • Membahas Supplier Negotiation.
  • Membahas Negotiation Deadlock.
  • Membahas Lobbying Skill.
  • Menggunakan Case Study dan Negotiation Simulation.
  • Tersedia Public Training, Online Training, Private Training dan In-House Training.

Training Negotiation Skill For Procurement Johnson Indonesia

Training Negotiation Skill For Procurement Johnson Indonesia membantu profesional Purchasing dan Procurement meningkatkan kompetensi dalam melakukan negosiasi dengan supplier secara terstruktur dan profesional.

Program mencakup Procurement Negotiation, Purchasing Negotiation, Supplier Negotiation, Price Negotiation, Negotiation Strategy, Negotiation Process, Negotiation Deadlock, Lobbying Skill, Communication Skill, Product & Price Knowledge dan Procurement Negotiator Competency.

Program tersedia dalam format Public Training, Online Training, Private Training maupun Corporate In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.

Scroll to Top