Training Basic Selling Skill & Motivation

πŸ“ž Konsultasi Training Gratis πŸ“…Jadwal Fix Public Training πŸ“… Public Training 2026

Training Telemarketing Skill | Pelatihan Telemarketing Professional

Training Telemarketing Skill adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan aktivitas pemasaran dan penjualan melalui telepon secara efektif, persuasif, terstruktur, dan berorientasi pada pencapaian target. Program ini membantu Telemarketer, Sales Executive, Customer Service, dan Sales Support mengembangkan kemampuan komunikasi, persuasion & influence, telephone skill, customer approach, serta proses penjualan melalui telemarketing.

Telemarketing bukan sekadar melakukan panggilan kepada calon customer. Seorang Professional Telemarketer perlu memahami kebutuhan customer, menguasai product knowledge, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, membangun ketertarikan customer, menangani keberatan, melakukan follow-up, serta mengarahkan percakapan menuju tahapan penjualan berikutnya.

Melalui Training Telemarketing Skill Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari kompetensi Telemarketer Professional, Basic Marketing & Selling Skill, Product Knowledge, Customer Understanding, Communication Skill, Persuasion & Influence Skill, Telephone Skill, Sales Cycle Process, Positive Mindset & Motivation, serta Creative Problem Solving Skill.

Mengapa Training Telemarketing Skill Penting?

Telemarketing masih menjadi salah satu sarana komunikasi yang dapat digunakan perusahaan untuk melakukan prospecting, memperkenalkan produk atau jasa, melakukan follow-up, membangun komunikasi dengan customer, mengembangkan sales opportunity, serta mendukung pencapaian target pemasaran dan penjualan.

Tantangannya adalah customer menerima banyak informasi dan penawaran setiap hari. Karena itu, Telemarketer perlu mampu berkomunikasi secara singkat, jelas, profesional, relevan, dan persuasif agar customer bersedia melanjutkan percakapan.

Pelatihan Telemarketing membantu peserta mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk membangun komunikasi melalui telepon secara lebih efektif sekaligus memahami hubungan antara Marketing, Selling, Customer Understanding, Communication, Persuasion, dan Sales Cycle Process.

Manfaat Training Telemarketing Skill

Setelah mengikuti Training Telemarketing Skill, peserta diharapkan mampu:

  • Meningkatkan kompetensi sebagai Telemarketing Professional.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan pemasaran dan penjualan.
  • Melakukan telemarketing secara lebih efektif.
  • Mendukung pencapaian target pemasaran dan penjualan.
  • Memahami konsep dasar Marketing & Selling.
  • Meningkatkan penguasaan Product Knowledge.
  • Memahami karakter dan kebutuhan customer.
  • Meningkatkan Communication Skill melalui telepon.
  • Mengembangkan Persuasion & Influence Skill.
  • Meningkatkan Telephone Skill secara profesional.
  • Memahami Sales Cycle Process.
  • Membangun Positive Mindset & Motivation.
  • Meningkatkan Creative Problem Solving Skill.

Materi Training Telemarketing Skill

1. Introduction to Professional Telemarketing

  • Dampak perubahan kondisi bisnis terhadap perilaku customer.
  • Mengenali perubahan perilaku customer.
  • Peran strategis Professional Marketing & Selling.
  • Peran Telemarketing dalam proses pemasaran dan penjualan.

Peserta akan memahami perkembangan perilaku customer serta pentingnya menyesuaikan pendekatan pemasaran dan penjualan dengan kondisi bisnis. Telemarketer perlu mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan, ekspektasi, dan pola komunikasi customer.

2. Kompetensi Telemarketer Professional

  • Kompeten dalam Marketing & Selling Skill.
  • Penguasaan Product Knowledge.
  • Pengenalan Customer.
  • Communication Skill: Persuasion & Influence Skill.
  • Telephone Skill.
  • Telemarketing: Persuasion & Influence Skill.
  • Sales Cycle Process.
  • Positive Mindset & Motivation.
  • Creative Problem Solving Skill.

Telemarketer Professional membutuhkan kombinasi antara pengetahuan produk, kemampuan komunikasi, kemampuan menjual, pemahaman customer, serta mindset positif. Kombinasi kompetensi tersebut membantu Telemarketer menjalankan aktivitas penjualan melalui telepon dengan lebih terarah.

3. Basic Marketing & Selling Skill

  • Konsep dan Prinsip Marketing.
  • Marketing Analysis – STP.
  • Marketing Mix – 4P.
  • Konsep dan Prinsip Selling.

Pemahaman terhadap Marketing & Selling membantu Telemarketer memahami posisi produk, target customer, kebutuhan pasar, serta bagaimana aktivitas telemarketing berhubungan dengan strategi pemasaran dan penjualan perusahaan.

4. Marketing Analysis – STP

  • Segmentation – mengidentifikasi kelompok customer.
  • Targeting – menentukan target customer yang tepat.
  • Positioning – memahami positioning produk atau jasa.
  • Menyesuaikan pendekatan telemarketing berdasarkan customer segment.

Telemarketing yang efektif dimulai dari target customer yang tepat. Pemahaman terhadap Segmentation, Targeting, dan Positioning membantu peserta menentukan pendekatan komunikasi berdasarkan karakteristik customer yang dihubungi.

5. Marketing Mix – 4P

  • Product – memahami produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Price – memahami harga dan value produk.
  • Place – memahami saluran distribusi dan akses customer.
  • Promotion – memahami aktivitas komunikasi dan promosi.

6. Product Knowledge for Telemarketing

Penguasaan Product Knowledge membantu Telemarketer menjelaskan produk atau jasa secara lebih percaya diri, menjawab pertanyaan customer, serta menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan customer.

  • Memahami fitur produk atau jasa.
  • Memahami manfaat produk.
  • Memahami Customer Value.
  • Memahami keunggulan produk.
  • Menghubungkan Product Benefit dengan Customer Needs.

7. Understanding Customer

Telemarketer perlu memahami bahwa setiap customer memiliki kebutuhan, kepentingan, masalah, dan gaya komunikasi yang berbeda. Pendekatan telemarketing perlu disesuaikan agar komunikasi lebih relevan.

  • Customer Identification.
  • Understanding Customer Needs.
  • Customer Problem Identification.
  • Customer Expectation.
  • Customer Buying Interest.

8. Communication Skill for Telemarketing

  • Prinsip komunikasi efektif.
  • Verbal Communication.
  • Active Listening.
  • Effective Questioning.
  • Penggunaan kata yang positif dan profesional.
  • Membangun komunikasi dua arah dengan customer.

Karena komunikasi telemarketing dilakukan tanpa interaksi tatap muka, penggunaan suara, kata, intonasi, listening skill, dan questioning skill menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dengan customer.

9. Telephone Skill

  • Professional Telephone Etiquette.
  • Persiapan sebelum melakukan panggilan.
  • Teknik membuka percakapan.
  • Memperkenalkan diri dan perusahaan.
  • Menyampaikan tujuan telepon.
  • Voice & Intonation.
  • Active Listening melalui telepon.
  • Professional Telephone Closing.

10. Persuasion & Influence Skill in Telemarketing

Persuasion & Influence Skill membantu Telemarketer membangun ketertarikan customer terhadap pembicaraan dan membantu customer memahami manfaat dari produk, jasa, atau solusi yang ditawarkan.

  • Prinsip Persuasion & Influence.
  • Membangun ketertarikan customer.
  • Mengembangkan Customer Interest.
  • Menyampaikan manfaat produk.
  • Membangun kepercayaan.
  • Mengarahkan customer menuju tahapan berikutnya.

11. Sales Cycle Process

  • Prospecting.
  • Customer Approach.
  • Identifying Customer Needs.
  • Presentation / Offering.
  • Handling Customer Response.
  • Follow-Up.
  • Closing / Next Action.
  • Customer Relationship.

Peserta perlu memahami posisi telemarketing dalam Sales Cycle Process. Tidak semua panggilan harus menghasilkan transaksi secara langsung. Dalam beberapa proses penjualan, tujuan telemarketing dapat berupa mendapatkan informasi, membangun interest, membuat appointment, mendapatkan lead, atau melakukan follow-up.

12. Telemarketing Prospecting Skill

Prospecting membantu perusahaan menemukan calon customer yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sales opportunity. Telemarketer perlu mampu menggunakan data prospect secara terstruktur dan menentukan tujuan setiap panggilan.

  • Understanding Prospect Database.
  • Prospect Qualification.
  • Preparing Call Objective.
  • Cold Calling Preparation.
  • Developing Customer Interest.
  • Lead Generation melalui telemarketing.

13. Telemarketing Opening Technique

  • Professional Greeting.
  • Self & Company Introduction.
  • Reason for Calling.
  • Permission-Based Opening.
  • Creating Initial Interest.
  • Transition to Customer Needs.

Bagian awal percakapan sangat menentukan apakah customer bersedia melanjutkan komunikasi. Oleh karena itu, pembukaan telemarketing perlu dibuat singkat, jelas, profesional, dan relevan.

14. Effective Questioning & Active Listening

  • Open Question.
  • Closed Question.
  • Probing Question.
  • Clarifying Question.
  • Active Listening.
  • Identifying Customer Needs.

15. Handling Customer Objection

Telemarketer perlu mampu merespons keberatan customer secara profesional. Keberatan dapat berkaitan dengan harga, kebutuhan, waktu, kompetitor, ketertarikan, maupun belum adanya prioritas pembelian.

  • Understanding Customer Objection.
  • Listening to Objection.
  • Clarifying Customer Concern.
  • Responding Professionally.
  • Reframing Customer Concern.
  • Returning to Customer Value.

16. Telemarketing Follow-Up Skill

  • Menentukan tujuan Follow-Up.
  • Follow-Up setelah penawaran.
  • Follow-Up prospect.
  • Follow-Up appointment.
  • Follow-Up customer yang belum mengambil keputusan.
  • Maintaining Customer Relationship.

17. Positive Mindset & Motivation

Aktivitas telemarketing membutuhkan konsistensi karena Telemarketer dapat menghadapi penolakan, customer yang sibuk, panggilan yang tidak dijawab, maupun target aktivitas yang tinggi. Positive Mindset dan Motivation membantu peserta menjaga produktivitas.

  • Positive Mindset.
  • Self Motivation.
  • Achievement Motivation.
  • Managing Rejection.
  • Building Self Confidence.
  • Target Orientation.

18. Creative Problem Solving Skill

  • Identifikasi masalah dalam aktivitas telemarketing.
  • Understanding Customer Problem.
  • Mengembangkan alternatif solusi.
  • Creative Thinking.
  • Solution-Oriented Communication.
  • Continuous Improvement.

19. Telemarketing Script Development

Telemarketing Script dapat digunakan sebagai panduan agar percakapan lebih terstruktur tanpa membuat komunikasi terdengar kaku. Script perlu disesuaikan dengan produk, customer segment, dan tujuan panggilan.

  • Opening Script.
  • Customer Question Script.
  • Product / Solution Introduction.
  • Benefit Statement.
  • Objection Response.
  • Closing & Follow-Up Script.

20. Role-Play Telemarketing

Peserta dapat melakukan praktik telemarketing untuk mengaplikasikan teknik komunikasi, questioning, persuasion, handling objection, dan closing yang telah dipelajari.

  • Opening Call Practice.
  • Customer Needs Identification.
  • Persuasive Communication Practice.
  • Handling Objection Practice.
  • Follow-Up Practice.
  • Closing Call Practice.

Target Peserta Training

Training Telemarketing Skill ditujukan bagi Sales Executive, Telemarketer, Customer Service, serta semua pihak yang berhubungan dengan aktivitas penjualan. Program ini juga relevan bagi Telesales, Inside Sales, Sales Support, Call Center Agent, Customer Relationship Officer, Sales Administration, Marketing Executive, Business Development, dan profesional yang melakukan aktivitas pemasaran atau penjualan melalui telepon.

Team Trainer Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • Dra. Handayani K. CPS., CCP., CPMM., CELM., CNS., CHC., CNLPC., CGHNC., CMt., CTACT., CIBST., CT. BNSP

Jadwal Training Telemarketing Skill 2026

Bulan Tanggal Pelaksanaan
Juni 2026 24–25 Juni 2026
Juli 2026 15–16 Juli 2026
Agustus 2026 25–26 Agustus 2026
September 2026 03–04 September 2026
Oktober 2026 07–08 Oktober 2026
November 2026 11–12 November 2026
Desember 2026 10–11 Desember 2026

Jadwal dapat mengalami penyesuaian. Silakan konfirmasi kepada Johnson Indonesia untuk mendapatkan jadwal dan status running Training Telemarketing Skill terbaru.

Metode Training Telemarketing Skill

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Interactive Presentation.
  • Discussion.
  • Case Study.
  • Exercise.
  • Telemarketing Role-Play.

Lokasi Training Telemarketing Skill Jakarta

Alternatif lokasi pelaksanaan Training Telemarketing Skill Jakarta antara lain Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.

Fee Investasi Training Telemarketing Skill

Online Training

Rp 5.500.000,- / orang
Durasi: 2 hari
Waktu: 09.00–16.00 WIB
Pelaksanaan: Online melalui Zoom Meeting

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000,- / orang
Durasi: 2 hari
Minimal pengiriman 3 peserta.
Pasti Running – Tempat Hotel.

Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Private Onsite Training – Johnson Training Center

Rp 8.000.000,- / orang / 2 hari – PASTI RUNNING
Rp 5.950.000,- / orang / 1 hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000,- / orang – PASTI RUNNING.
  • Rp 8.500.000,- / orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp 8.000.000,- / orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

In-House Training Telemarketing Skill

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Telemarketing Skill bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan Telemarketing, Telesales, Inside Sales, Customer Service, Call Center, Sales Support, dan Marketing Team dalam melakukan aktivitas pemasaran serta penjualan melalui telepon.

Materi In-House Training dapat disesuaikan dengan produk atau jasa perusahaan, Customer Segment, Sales Process, target telemarketing, database prospect, karakter customer, Sales Script, jenis objection yang sering muncul, metode follow-up, serta KPI Telemarketing yang digunakan perusahaan.

Workshop juga dapat menggunakan produk dan kasus aktual perusahaan sehingga peserta dapat berlatih membuat Telemarketing Script, Opening Statement, Customer Question, Benefit Statement, Objection Handling Script, Follow-Up Script, dan Closing Statement yang dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan.

Telemarketing untuk Prospecting dan Lead Generation

Telemarketing Prospecting dapat digunakan untuk mengidentifikasi calon customer, memperkenalkan perusahaan, menggali kebutuhan awal, melakukan qualification, membangun customer interest, serta menghasilkan lead yang dapat dikembangkan melalui proses penjualan berikutnya.

Aktivitas tersebut akan lebih efektif apabila Telemarketer memiliki database yang relevan, tujuan panggilan yang jelas, Sales Script yang fleksibel, serta kemampuan questioning dan listening yang baik.

Telemarketing Script yang Profesional

Telemarketing Script berfungsi sebagai panduan percakapan, bukan sebagai teks yang harus dibaca secara kaku. Script yang baik membantu Telemarketer memastikan informasi penting tersampaikan sekaligus memberikan ruang untuk menyesuaikan percakapan berdasarkan respon customer.

Struktur Telemarketing Script dapat mencakup opening, introduction, reason for calling, customer questioning, value proposition, handling objection, next action, follow-up, dan professional closing.

Telemarketing dan Customer Communication

Dalam komunikasi melalui telepon, customer tidak dapat melihat ekspresi dan bahasa tubuh Telemarketer. Oleh karena itu, voice, intonation, choice of words, active listening, dan kemampuan memberikan respon menjadi bagian penting dari Customer Communication.

Komunikasi yang profesional membantu perusahaan menciptakan customer experience yang lebih baik sekaligus menjaga citra perusahaan selama proses pemasaran dan penjualan.

Telemarketing dan Handling Objection

Keberatan customer merupakan bagian normal dari proses telemarketing. Customer dapat menyampaikan keberatan mengenai harga, kebutuhan, waktu, kompetitor, prioritas, maupun ketertarikan terhadap produk.

Telemarketer perlu mendengarkan keberatan secara aktif, memahami alasan yang sebenarnya, memberikan respon yang relevan, dan mengembalikan pembicaraan kepada kebutuhan serta value yang dapat diberikan kepada customer.

Kompetensi yang Dikembangkan

Program ini membantu peserta mengembangkan kompetensi dalam Telemarketing Skill, Telesales Skill, Telephone Selling, Telephone Communication, Sales Communication, Persuasion & Influence, Product Knowledge, Customer Understanding, Prospecting, Lead Generation, Sales Cycle Process, Telemarketing Script, Effective Questioning, Active Listening, Objection Handling, Customer Follow-Up, Positive Mindset, Sales Motivation, dan Creative Problem Solving.

Training Sales Terkait

Untuk meningkatkan kompetensi Sales Professional secara lebih komprehensif, peserta dapat mengikuti program terkait berikut:

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, Online Training, Private Training, dan Corporate In-House Training untuk mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia perusahaan.

Program Training Telemarketing Skill membantu peserta memahami Telemarketing secara komprehensif mulai dari Marketing & Selling Skill, Product Knowledge, Customer Understanding, Communication, Telephone Skill, Persuasion & Influence, Sales Cycle Process, Positive Mindset hingga Creative Problem Solving.

Informasi & Registrasi Training

Johnson Indonesia – Training Center
Training Provider Since 2002
PIC: Nur / Komariah / Nisa / Dinda
Telp: (021) 541 9152 / 541 7516
HP / WhatsApp: 0815 972 5020
Email: infotraining27@gmail.com
Website: www.seminarjohnson.com

Tingkatkan kemampuan tim dalam melakukan telemarketing, prospecting, komunikasi persuasif, customer approach, handling objection, follow-up, dan aktivitas penjualan melalui telepon secara profesional melalui Training Telemarketing Skill Johnson Indonesia.

Scroll to Top