Training Analisa Kredit & Penerapan Manajemen Resiko Perusahaan Pembiayaan Berbasis POJK

Training Analisa Kredit & Penerapan Manajemen Resiko Perusahaan Pembiayaan Berbasis POJK merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan analisa kredit secara komprehensif sekaligus memahami penerapan manajemen risiko pada perusahaan pembiayaan atau multifinance.

Dalam industri perusahaan pembiayaan, keputusan pemberian kredit harus dilakukan secara hati-hati, objektif, dan berdasarkan analisis yang memadai. Kesalahan dalam menilai kemampuan maupun kemauan membayar calon debitur dapat meningkatkan risiko kredit bermasalah, menurunkan kualitas portofolio pembiayaan, serta berdampak terhadap profitabilitas perusahaan.

Melalui Training Analisa Kredit Multifinance ini, peserta akan mempelajari analisa kredit kuantitatif dan kualitatif, analisa rekening, analisa laporan keuangan, rasio keuangan, cash flow, estimasi laba rugi, prinsip 5C, 7P dan 3R, credit monitoring, warning signals, serta penerapan manajemen risiko perusahaan pembiayaan berbasis ketentuan POJK.

Program ini juga membahas konsep risk appetite, risk tolerance, risk culture, operational risk, Good Corporate Governance, Governance Risk & Compliance (GRC) serta mekanisme penerapan manajemen risiko melalui pendekatan Three Lines of Defense.

Mengapa Training Ini Penting?

Industri multifinance memiliki eksposur risiko yang tinggi karena kegiatan utama perusahaan berkaitan langsung dengan pemberian pembiayaan kepada konsumen maupun badan usaha. Setiap keputusan pembiayaan membutuhkan proses analisa yang akurat agar perusahaan dapat mengidentifikasi kemampuan pembayaran, karakter calon debitur, kondisi bisnis, pola transaksi, serta berbagai faktor risiko yang dapat mempengaruhi kualitas pembiayaan.

Analisa kredit tidak cukup hanya melihat dokumen administrasi. Credit analyst dan decision maker juga harus mampu membaca pola transaksi rekening, mendeteksi kemungkinan rekayasa transaksi, menganalisa laporan keuangan, menghitung kemampuan membayar, melakukan business checking, melakukan interview, memahami karakter bisnis, serta mendeteksi warning signals sejak dini.

Di sisi lain, perusahaan pembiayaan juga membutuhkan sistem manajemen risiko yang terintegrasi. Risiko kredit, risiko operasional, risiko kepatuhan dan berbagai kategori risiko lainnya harus dikenali, dianalisa, dimonitor dan dimitigasi sehingga aktivitas perusahaan tetap berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

Dengan mengikuti Pelatihan Analisa Kredit & Manajemen Risiko Perusahaan Pembiayaan, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan kemampuan analisa kredit dengan penerapan risk management sehingga keputusan pembiayaan menjadi lebih objektif, terukur dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Manfaat Training

  • Mampu melakukan analisa kredit secara tepat untuk kredit multiguna, kredit properti maupun kredit otomotif.
  • Mampu melakukan analisa kredit secara kuantitatif melalui laporan keuangan, rasio keuangan, analisa tren dan cash flow.
  • Mampu melakukan analisa kredit secara kualitatif menggunakan prinsip 5C, 7P dan 3R.
  • Meningkatkan kemampuan menilai karakter dan kemampuan membayar calon debitur.
  • Mampu melakukan analisa rekening tabungan maupun rekening giro.
  • Mampu mengestimasi laba rugi berdasarkan pola transaksi bisnis.
  • Mampu mendeteksi lebih dini potensi permasalahan kredit melalui warning signals.
  • Mampu meminimalkan risiko atas pembiayaan yang akan diberikan.
  • Memahami structuring credit facilities dan credit monitoring.
  • Memahami berbagai faktor risiko dalam bisnis perusahaan pembiayaan.
  • Memahami konsep dan proses manajemen risiko perusahaan pembiayaan.
  • Memahami penerapan Three Lines of Defense.
  • Memahami hubungan Good Corporate Governance, Risk Management dan Compliance.
  • Mampu membangun penerapan manajemen risiko yang lebih aplikatif di perusahaan pembiayaan.

Materi Training – Day 1: Analisa Kredit

1. Analisa Rekening Tabungan/Giro & Estimasi Laba Rugi

  • Memahami karakter bisnis dan pola transaksi rekening.
  • Mendeteksi rekayasa rekening, baik fisik maupun transaksi.
  • Teknik menganalisa kemampuan membayar dari rekening.
  • Teknik mengestimasi laba rugi.

2. Financial Statement Analysis

  • Memahami bentuk dan karakteristik laporan keuangan.
  • Teknik cepat mendeteksi permasalahan dari laporan keuangan.
  • Analisa rasio keuangan.
  • Analisa cash flow.
  • Menentukan kemampuan membayar calon debitur.
  • Memahami potensi permasalahan finansial di masa mendatang.

3. Qualitative Credit Analysis

  • Analisa karakter dan kemauan membayar.
  • Teknik interview calon debitur.
  • Teknik memperoleh referensi.
  • Teknik kunjungan lapangan.
  • Business checking.
  • Teknik analisa bisnis nasabah.
  • Analisa faktor eksternal.
  • Penerapan prinsip 5C.
  • Penerapan prinsip 7P.
  • Penerapan prinsip 3R.

4. Monitoring Kredit

  • Teknik mendeteksi secara dini permasalahan kredit.
  • Identifikasi credit warning signals.
  • Faktor-faktor utama yang harus diperhatikan dalam monitoring kredit.
  • Monitoring kualitas pembiayaan.

5. Case Study Analisa Kredit

  • Analisa laporan keuangan.
  • Analisa rekening tabungan/rekening giro.
  • Estimasi laba rugi.
  • Analisa kualitatif.
  • Diskusi dan pemecahan kasus kredit.

Materi Training – Day 2: Manajemen Risiko Perusahaan Pembiayaan

  • Overview ketentuan POJK dan SEOJK mengenai perusahaan pembiayaan.
  • Pemahaman berbagai kategori risiko dan faktor penyebab risiko.
  • Manfaat penerapan manajemen risiko perusahaan pembiayaan.
  • Proses manajemen risiko perusahaan pembiayaan.
  • Jenis-jenis risiko pada perusahaan pembiayaan.
  • Hubungan Good Corporate Governance dengan manajemen risiko.
  • Penerapan manajemen risiko pada berbagai jenis risiko perusahaan pembiayaan.
  • Risiko operasional sebagai salah satu risiko utama dalam bisnis multifinance.
  • Pengertian dan prinsip dasar manajemen risiko.
  • Risk Appetite.
  • Risk Culture.
  • Risk Tolerance.
  • Mekanisme penerapan manajemen risiko dengan pendekatan Three Lines of Defense.
  • Hambatan penerapan Three Lines of Defense.
  • Kunci sukses penerapan Three Lines of Defense.
  • Menyusun struktur Three Lines of Defense sesuai sumber daya perusahaan.
  • Pengertian Governance, Risk Management & Compliance (GRC).
  • Hubungan GRC dengan manajemen risiko.
  • Hubungan GRC dengan Three Lines of Defense.
  • Case study dan diskusi.

Target Peserta

Training ini sangat direkomendasikan untuk level manajerial maupun profesional pada perusahaan pembiayaan, multifinance, leasing dan lembaga jasa keuangan, khususnya:

  • Risk Management
  • Credit Analyst
  • Credit Officer
  • Credit Manager
  • Operation
  • Sales & Marketing
  • Internal Audit
  • Business Development
  • Finance
  • Treasury
  • Compliance
  • Branch Manager
  • Collection & Recovery
  • Manajemen perusahaan pembiayaan
  • Pihak lain yang berkaitan dengan analisa kredit dan manajemen risiko multifinance.

Pembicara / Fasilitator

Kurnia Hadi, GRCP, GRCA

Trainer dan praktisi yang berpengalaman dalam bidang credit analysis, risk management, governance, compliance serta penerapan manajemen risiko pada industri jasa keuangan dan perusahaan pembiayaan.

Tanggal Pelaksanaan – Bisa Request

28–29 Januari 15–16 Juli
11–12 Februari 28–29 Agustus
10–11 Maret 10–11 September
15–16 April 12–13 Oktober
20–21 Mei 04–05 November
23–24 Juni 11–12 Desember

Catatan: Jadwal pelaksanaan dapat disesuaikan / request berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Jam Pelaksanaan

09.00–16.00 WIB atau dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Metode Training

  • Offline Training: Hotel Jakarta, Bali, Jogja, Surabaya, Bandung dan kota lainnya.
  • Online Training: Zoom Meeting atau platform online sesuai request.
  • Hybrid Training: kombinasi online dan offline/onsite.
  • Inhouse Training: program khusus perusahaan dengan materi yang dapat disesuaikan.
  • Private Training: dapat diselenggarakan di Johnson Indonesia Training Center.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000/orang – 2 Hari

  • Minimal pengiriman 3 peserta.
  • Pelaksanaan di hotel.
  • Termasuk Seminar Kit.
  • Certificate.
  • Lunch.
  • Snack.
  • Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang – 2 Hari

Pelaksanaan online pukul 09.00–16.00 WIB.

Private Onsite Training – Johnson Indonesia Training Center

Rp8.000.000/orang – 2 Hari – Pasti Running
Rp5.950.000/orang – 1 Hari – Pasti Running

Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000/orang – Pasti Running.
  • Rp8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Training Terkait Analisa Kredit & Manajemen Risiko Multifinance

Untuk memperkuat kompetensi di bidang kredit, pembiayaan, risiko dan bisnis multifinance, peserta juga dapat mengikuti beberapa program Johnson Indonesia berikut:

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002

Johnson Indonesia menyediakan program Public Training, Inhouse Training, Private Training, Online Training, Offline Training dan Corporate Training untuk meningkatkan kompetensi SDM perusahaan.

Program Training Analisa Kredit & Penerapan Manajemen Resiko Perusahaan Pembiayaan Berbasis POJK dapat disesuaikan menjadi program inhouse berdasarkan jenis produk pembiayaan, kebutuhan kompetensi peserta, kasus perusahaan serta karakteristik bisnis organisasi.

Informasi & Registrasi:
Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002
Telp: (021) 541 9152 / 541 7516
Website: www.seminarjohnson.com
www.trainingjohnson.com

Scroll to Top