Sales Forecasting

Training Basic Selling Skill & Motivation Β 

Training Sales Forecasting | Pelatihan Forecasting & Perencanaan Penjualan

Training Sales Forecasting adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat perkiraan penjualan secara sistematis sebagai dasar penyusunan Sales Planning, Sales Budgeting, Sales Target, dan pengambilan keputusan bisnis. Sales Forecasting membantu perusahaan memperkirakan permintaan dan potensi penjualan pada periode mendatang berdasarkan data, pola permintaan, asumsi bisnis, serta kondisi pasar.

Kemampuan melakukan Sales Forecasting sangat penting karena keputusan penjualan tidak cukup hanya berdasarkan intuisi. Perusahaan membutuhkan perkiraan yang dapat digunakan untuk menentukan target, menyusun rencana penjualan, mengalokasikan sumber daya, merencanakan anggaran, serta melakukan koordinasi dengan fungsi produksi, inventory, finance, marketing, dan operasional.

Melalui Training Sales Forecasting Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari konsep Forecasting, hubungan Sales Forecast dengan Sales Planning, metode Forecasting, Elements of Sales Forecasting System, Pattern of Demand, Time Series Method, Sales Forecasting & Budgeting untuk jangka pendek maupun jangka panjang, implementasi, evaluasi, workshop, dan studi kasus.

Mengapa Training Sales Forecasting Penting?

Perusahaan membutuhkan perkiraan penjualan yang realistis untuk membantu menentukan rencana bisnis pada periode berikutnya. Kesalahan dalam memperkirakan penjualan dapat berdampak pada target yang tidak realistis, persediaan yang berlebihan atau tidak mencukupi, penggunaan sumber daya yang tidak optimal, serta ketidaktepatan dalam penyusunan anggaran.

Sales Forecasting membantu perusahaan mengubah data historis, pola permintaan, asumsi bisnis, dan informasi pasar menjadi estimasi penjualan yang dapat digunakan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

Forecasting yang baik juga membantu Sales Manager membandingkan forecast dengan actual sales, mengevaluasi tingkat akurasi, memahami penyebab deviasi, serta melakukan penyesuaian terhadap Sales Plan berikutnya.

Manfaat Training Sales Forecasting

Setelah mengikuti Pelatihan Sales Forecasting, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan prinsip Sales Forecasting.
  • Memahami hubungan Sales Forecast dengan Sales Planning.
  • Memahami peranan Forecasting dalam kesuksesan penjualan.
  • Mengidentifikasi asumsi-asumsi yang memengaruhi penjualan.
  • Memahami Elements of Sales Forecasting System.
  • Memilih metode Forecasting sesuai kebutuhan bisnis.
  • Memahami Pattern of Demand dan Time Series Method.
  • Mengembangkan Sales Forecasting secara sistematis.
  • Menyusun Short-Term dan Long-Term Sales Forecast.
  • Menghubungkan Sales Forecasting dengan Sales Budgeting.
  • Mengimplementasikan Sales Forecast dalam perencanaan penjualan.
  • Melakukan evaluasi terhadap hasil Sales Forecasting.
  • Meningkatkan kualitas Sales Planning dan pengambilan keputusan.

Materi Training Sales Forecasting

1. Introduction to Sales Forecasting

  • Konsep dan prinsip Forecasting.
  • Pengertian Sales Forecasting.
  • Sales Forecast and Sales Planning.
  • Objective Sales Forecasting.
  • Peran Sales Forecasting & Sales Plan dalam kesuksesan penjualan.
  • Asumsi-asumsi dalam Sales di industri perusahaan.
  • Pengembangan Sales Forecasting.

Pada bagian ini peserta memahami dasar Sales Forecasting serta hubungannya dengan Sales Planning. Forecast tidak hanya digunakan untuk memperkirakan angka penjualan, tetapi juga menjadi salah satu input penting dalam menentukan aktivitas dan kebutuhan bisnis pada periode mendatang.

2. Sales Forecast & Sales Planning

Sales Forecast dan Sales Planning merupakan dua proses yang saling berkaitan. Forecast memberikan perkiraan mengenai penjualan yang mungkin dicapai, sedangkan Sales Plan menentukan aktivitas dan strategi yang akan dilakukan untuk mencapai target perusahaan.

  • Hubungan Sales Forecast dengan Sales Plan.
  • Forecast sebagai dasar perencanaan penjualan.
  • Penentuan asumsi Sales Forecast.
  • Pengembangan Sales Planning berdasarkan Forecast.
  • Evaluasi Forecast terhadap Actual Sales.

3. Teknik Forecasting

  • Introduction to Forecasting Technique.
  • Elements of Sales Forecasting System.
  • Method of Sales Forecasting.
  • Pattern of Demand.
  • Time Series Method.

Peserta akan memahami berbagai elemen yang perlu diperhatikan dalam sistem Forecasting serta bagaimana pola permintaan dan data historis dapat digunakan untuk membantu membuat estimasi penjualan.

4. Elements of Sales Forecasting System

  • Data penjualan historis.
  • Sales Trend.
  • Pattern of Demand.
  • Market Condition.
  • Customer Demand.
  • Sales Assumption.
  • Business Condition.

Kualitas Forecast sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang digunakan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menentukan data, asumsi, dan faktor bisnis yang relevan sebelum melakukan perhitungan maupun analisis Forecast.

5. Method of Sales Forecasting

Peserta mempelajari pendekatan dalam menentukan metode Sales Forecasting sesuai karakter data dan kebutuhan perusahaan. Pemilihan metode perlu mempertimbangkan pola data, periode Forecast, kondisi pasar, serta tujuan penggunaan hasil Forecasting.

  • Memahami berbagai metode Forecasting.
  • Menentukan data yang digunakan.
  • Menentukan Forecasting Period.
  • Menganalisis pola data penjualan.
  • Memilih pendekatan Forecasting yang relevan.

6. Pattern of Demand – Time Series Method

Time Series Forecasting menggunakan data berdasarkan urutan waktu untuk membantu mengidentifikasi pola yang dapat digunakan sebagai dasar perkiraan periode berikutnya.

  • Understanding Historical Sales Data.
  • Pattern of Demand.
  • Sales Trend Analysis.
  • Time Series Data.
  • Interpretasi hasil Forecast.

7. Sales Forecasting & Budgeting

  • Hubungan Sales Forecasting dengan Budgeting.
  • Short-Term Sales Forecasting.
  • Long-Term Sales Forecasting.
  • Forecast sebagai input Sales Budget.
  • Forecast sebagai dasar alokasi sumber daya.

Sales Forecasting & Budgeting membantu perusahaan menghubungkan perkiraan penjualan dengan kebutuhan anggaran. Forecast yang realistis memberikan dasar yang lebih baik dalam penyusunan Sales Budget dan perencanaan sumber daya.

8. Implementasi Sales Forecasting

  • Menentukan tujuan Forecast.
  • Mengumpulkan data penjualan.
  • Menganalisis data historis.
  • Menentukan asumsi Forecast.
  • Memilih Forecasting Method.
  • Membuat Sales Forecast.
  • Mengintegrasikan Forecast dengan Sales Plan.

9. Evaluasi Sales Forecasting

Forecast perlu dievaluasi secara berkala untuk mengetahui perbedaan antara perkiraan dengan realisasi. Evaluasi tersebut membantu perusahaan meningkatkan kualitas Forecast pada periode berikutnya.

  • Forecast versus Actual Sales.
  • Identifikasi Forecast Variance.
  • Analisis penyebab deviasi.
  • Review asumsi Forecast.
  • Forecast Revision.
  • Continuous Improvement dalam Sales Forecasting.

10. Workshop dan Studi Kasus Sales Forecasting

Peserta akan memperkuat pemahaman melalui Workshop dan Studi Kasus Sales Forecasting sehingga konsep Forecasting dapat dihubungkan dengan aktivitas perencanaan penjualan di perusahaan.

  • Analisis Historical Sales Data.
  • Identifikasi Pattern of Demand.
  • Penyusunan asumsi Forecast.
  • Pembuatan Sales Forecast.
  • Forecast versus Actual Analysis.
  • Evaluasi dan penyempurnaan Forecast.

Target Peserta Training

Training Sales Forecasting ditujukan bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam perencanaan dan pengelolaan penjualan. Program ini relevan bagi Sales Executive, Senior Sales, Sales Supervisor, Sales Manager, Area Sales Manager, Branch Manager, Business Development, Marketing, Sales Planning, Demand Planning, Commercial Team, serta profesional yang terlibat dalam penyusunan target, Forecast, Budget dan perencanaan bisnis.

Team Trainer Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • Dra. Handayani K. CPS., CCP., CPMM., CELM., CNS., CHC., CNLPC., CGHNC., CMt., CTACT., CIBST., CT. BNSP

Jadwal Training Sales Forecasting 2026

Bulan Tanggal Pelaksanaan
Januari 2026 08–09 Januari 2026
Februari 2026 03–04 Februari 2026
Maret 2026 30–31 Maret 2026
April 2026 21–22 April 2026
Mei 2026 19–20 Mei 2026
Juni 2026 11–12 Juni 2026
Juli 2026 21–22 Juli 2026
Agustus 2026 21–22 Agustus 2026
September 2026 22–23 September 2026
Oktober 2026 22–23 Oktober 2026
November 2026 24–25 November 2026
Desember 2026 22–23 Desember 2026

Jadwal dapat mengalami penyesuaian. Silakan konfirmasi kepada Johnson Indonesia untuk mendapatkan jadwal dan status running Training Sales Forecasting terbaru.

Metode Training Sales Forecasting

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Private Onsite Training – Johnson Training Center.
  • Corporate In-House Training – materi dan studi kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Lokasi Training Sales Forecasting Jakarta

Alternatif lokasi pelaksanaan Training Sales Forecasting Jakarta antara lain Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta.

Fee Investasi Training Sales Forecasting

Online Training

Rp 5.500.000,- / orang
Durasi: 2 hari
Waktu: 09.00–16.00 WIB
Pelaksanaan: Online melalui Zoom Meeting

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000,- / orang
Durasi: 2 hari
Minimal pengiriman 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel.
Pasti Running.

Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Private Onsite Training – Johnson Training Center

Rp 8.000.000,- / orang / 2 hari – PASTI RUNNING
Rp 5.950.000,- / orang / 1 hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000,- / orang – PASTI RUNNING.
  • Rp 8.500.000,- / orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp 8.000.000,- / orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

In-House Training Sales Forecasting

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Sales Forecasting bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan tim dalam membuat perkiraan penjualan dan mengintegrasikannya dengan Sales Planning, Sales Target, Sales Budget, Demand Planning, dan pengambilan keputusan bisnis.

Materi In-House Training dapat disesuaikan dengan karakter bisnis perusahaan, produk atau jasa, Sales Territory, Customer Segment, data Historical Sales, Sales Target, pola permintaan, Forecasting Period, Sales Budget, serta sistem perencanaan yang digunakan perusahaan.

Workshop juga dapat menggunakan data internal perusahaan sehingga peserta dapat berlatih melakukan Historical Sales Analysis, Demand Pattern Analysis, Sales Forecasting, Forecast vs Actual Analysis, dan Forecast Evaluation menggunakan kasus yang relevan dengan pekerjaan.

Sales Forecasting untuk Sales Planning & Budgeting

Sales Forecasting memiliki hubungan yang erat dengan Sales Planning dan Budgeting. Forecast memberikan estimasi mengenai tingkat penjualan yang dapat digunakan perusahaan untuk menentukan target, menyusun aktivitas penjualan, merencanakan kebutuhan sumber daya, dan mempersiapkan anggaran.

Forecast yang realistis membantu Sales Manager menyusun Sales Plan berdasarkan kondisi pasar dan kemampuan perusahaan, bukan hanya berdasarkan target pertumbuhan yang ditentukan tanpa analisis pendukung.

Sales Forecasting untuk Demand Planning

Hasil Sales Forecast juga dapat menjadi input bagi fungsi lain seperti Supply Chain, Inventory, Production, Procurement, dan Finance. Ketika perkiraan permintaan dapat dibuat secara lebih baik, perusahaan memiliki dasar yang lebih kuat untuk merencanakan kebutuhan barang, kapasitas, persediaan, dan anggaran.

Forecast vs Actual Sales Analysis

Proses Forecasting tidak berhenti setelah Forecast dibuat. Perusahaan perlu membandingkan Forecast versus Actual Sales untuk mengetahui tingkat deviasi dan mengevaluasi asumsi yang digunakan.

Evaluasi secara berkala membantu perusahaan mengidentifikasi perubahan pola permintaan, kondisi pasar, perilaku customer, maupun faktor internal yang memengaruhi hasil penjualan sehingga Forecast berikutnya dapat diperbaiki.

Kompetensi yang Dikembangkan

Program ini membantu peserta mengembangkan kompetensi dalam Sales Forecasting, Sales Planning, Sales Budgeting, Demand Forecasting, Demand Planning, Sales Trend Analysis, Time Series Forecasting, Pattern of Demand, Historical Sales Analysis, Forecast vs Actual Analysis, Forecast Evaluation, Sales Target Planning, dan Business Planning.

Training Sales Terkait

Untuk meningkatkan kompetensi Sales Management dan perencanaan penjualan secara lebih komprehensif, peserta dapat mengikuti program training terkait berikut:

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, Online Training, Private Training, dan Corporate In-House Training untuk mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia perusahaan.

Program Training Sales Forecasting membahas proses Forecasting mulai dari konsep dasar, Sales Planning, asumsi penjualan, Forecasting Technique, Pattern of Demand, Time Series Method, Sales Forecasting & Budgeting, implementasi, evaluasi hingga workshop dan studi kasus.

Informasi & Registrasi Training

Johnson Indonesia – Training Center
Training Provider Since 2002
PIC: Nur / Komariah / Nisa / Dinda
Telp: (021) 541 9152 / 541 7516
HP / WhatsApp: 0815 972 5020
Email: infotraining27@gmail.com
Website: www.seminarjohnson.com

Tingkatkan kemampuan tim dalam menyusun Sales Forecast, menganalisis pola permintaan, merencanakan penjualan dan anggaran, serta mengevaluasi Forecast versus Actual Sales melalui Training Sales Forecasting Johnson Indonesia.

Scroll to Top