Strategi Efektif Menghadapi Risiko NPL dengan Analisa Kredit Komprehensif

  • PUBLIC TRAINING

    Strategi Efektif Menghadapi Risiko NPL dengan Analisa Kredit Komprehensif

    🎯 Mengapa Training Ini Penting?
    • Pelatihan Strategi Efektif Menghadapi Risiko NPL dengan Analisa Kredit Komprehensif merupakan training yang penting bagi perbankan dan lembaga pembiayaan karena kualitas kredit menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Pertumbuhan penyaluran kredit memang penting untuk meningkatkan pendapatan, tetapi pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan proses analisa, monitoring, dan pengendalian risiko yang baik. Apabila proses pemberian kredit dilakukan tanpa analisa yang komprehensif, perusahaan berpotensi menghadapi peningkatan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).

      NPL tidak selalu muncul secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, terdapat berbagai tanda awal yang sebenarnya dapat diketahui sebelum kualitas kredit mengalami penurunan yang lebih serius. Permasalahan dapat berasal dari penurunan kondisi keuangan debitur, melemahnya cash flow, menurunnya omzet, meningkatnya kewajiban, perubahan kondisi industri, lemahnya pengelolaan usaha, maupun perubahan kemampuan dan komitmen debitur dalam memenuhi kewajibannya. Oleh karena itu, kemampuan mendeteksi risiko sejak awal merupakan bagian penting dalam pengelolaan kredit.

      Melalui training ini, peserta akan memahami pentingnya melakukan analisa kredit komprehensif sebelum keputusan pemberian kredit dibuat. Analisa tidak cukup hanya melihat nilai jaminan atau besarnya aset yang dimiliki calon debitur. Petugas kredit perlu memahami karakter debitur, kapasitas pembayaran, kondisi keuangan, sumber repayment, struktur modal, kondisi usaha, prospek industri, cash flow, serta berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kemampuan pembayaran selama periode kredit.

      Analisa kredit yang berkualitas membantu perusahaan mengambil keputusan berdasarkan data dan kondisi aktual calon debitur. Dengan demikian, keputusan pemberian kredit tidak semata-mata didorong oleh target pencairan atau pertumbuhan bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan debitur dan tingkat risiko yang dapat diterima perusahaan.

      Training ini juga penting karena peserta akan mempelajari penerapan Early Warning System (EWS) dalam mendeteksi potensi kredit bermasalah. Setelah fasilitas kredit diberikan, kondisi debitur dapat berubah. Karena itu, proses monitoring harus dilakukan secara berkelanjutan. Indikator seperti keterlambatan pembayaran, perubahan pola transaksi, penurunan aktivitas rekening, penurunan omzet, meningkatnya utang, memburuknya cash flow, serta kesulitan berkomunikasi dengan debitur dapat menjadi tanda awal adanya permasalahan.

      Semakin cepat tanda-tanda tersebut ditemukan, semakin besar kesempatan perusahaan melakukan tindakan preventif. Petugas kredit dapat melakukan komunikasi dengan debitur, mengevaluasi kondisi usaha, memperketat monitoring, maupun menentukan langkah penyelesaian sebelum kredit berkembang menjadi NPL.

      Selain pencegahan, Strategi Efektif Menghadapi Risiko NPL dengan Analisa Kredit Komprehensif memberikan pemahaman mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika kualitas kredit mulai mengalami penurunan. Setiap kredit bermasalah membutuhkan pendekatan yang berbeda. Oleh karena itu, peserta perlu mampu menganalisis penyebab masalah dan membedakan debitur yang masih memiliki prospek usaha dengan debitur yang kemampuan pembayarannya telah mengalami penurunan secara signifikan.

      Apabila debitur masih mempunyai prospek dan kemampuan untuk memenuhi kewajibannya, perusahaan dapat mengevaluasi alternatif penanganan sesuai kondisi debitur dan kebijakan yang berlaku. Sementara itu, apabila permasalahan semakin serius, perusahaan perlu mempertimbangkan strategi remedial, collection, restrukturisasi, recovery, maupun alternatif penyelesaian lainnya.

      Pemahaman terhadap risiko NPL juga penting untuk meningkatkan kualitas portofolio kredit secara keseluruhan. Evaluasi terhadap kredit bermasalah dapat memberikan informasi mengenai kelemahan dalam proses sebelumnya. Misalnya, perusahaan dapat mengetahui apakah permasalahan berasal dari analisa awal yang kurang mendalam, monitoring yang terlambat, konsentrasi kredit pada sektor tertentu, kelemahan dokumentasi, atau proses collection yang kurang efektif.

      Informasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan terhadap kebijakan kredit, proses underwriting, monitoring, dan pengendalian risiko. Dengan demikian, penanganan NPL tidak hanya berorientasi pada menyelesaikan kredit yang sudah bermasalah, tetapi juga mencegah terjadinya permasalahan serupa pada kredit baru.

      Training ini sangat relevan bagi Account Officer, Relationship Manager, Credit Analyst, Credit Reviewer, Credit Risk Management, Branch Manager, Credit Officer, Collection Officer, Remedial Officer, Recovery Officer, Legal, serta personel lain yang terlibat dalam proses analisa, persetujuan, monitoring, dan penyelesaian kredit.

      Melalui training ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan ketelitian dalam melakukan analisa kredit, memahami faktor penyebab NPL, mengidentifikasi Early Warning Signs, melakukan monitoring terhadap kondisi debitur, serta menentukan strategi penanganan kredit bermasalah secara lebih tepat. Kompetensi tersebut dapat membantu perusahaan menekan potensi kerugian sekaligus meningkatkan efektivitas proses pemberian dan pengendalian kredit.

      Pada akhirnya, Strategi Efektif Menghadapi Risiko NPL dengan Analisa Kredit Komprehensif penting untuk membangun proses perkreditan yang lebih sehat dari tahap awal hingga penyelesaian. Dengan analisa kredit yang komprehensif, monitoring yang konsisten, Early Warning System yang efektif, serta strategi remedial dan recovery yang tepat, perusahaan dapat menekan tingkat NPL, menjaga kualitas aset, meningkatkan kualitas portofolio kredit, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat serta berkelanjutan.

    Manfaat Training :

    • Memahami peran, tugas dan fungsi credit analysis
    • Memahami aspek utama dalam credit analysis
    • Memahami teknik dalam menganalisa laporan keuangan
    • Menguasai teknik dalam menilai Karakter
    • Tehnik menganalisa rekening dan Estimasi Laba Rugi
    • Teknik Praktis dalam Melakukan Interview, Kunjungan, Meminta Referensi dan Bisnis Checking
    • Menguasai teknik dan strategi dalam memonitor dan mengevaluasi credit yang sedang berjalan
    • Menguasai strategi dalam mengatasi kredit yang bermasalah

    Materi Training:

    • FUNDAMENTALS OF CREDIT RISK MANAGEMENT
      1. Profitability Vs. Risk
      2. Hubungan Baik, Kelangsungan Bisnis dan Risiko Kredit
      3. Faktor Utama Penyebab Kredit Macet
      4. Matriks Analisa Kredit
      5. Piranti Analisa Kredit : Analisa Laporan Keuangan, Analisa Rekening, Estimasi Laba Rugi, Kunjungan, Referensi Dan Checking
    • FIVE C’S OF CREDIT ANALYSIS
    • ANALISA REKENING & ESTIMASI LABA RUGI
      1. Memahami Karakter Bisnis dan Pola Transaksi Rekening
      2. Mendeteksi Rekayasa Rekening (Fisik dan Transaksi)
      3. Teknik Menganalisa Kemampuan Membayar dari Rekening
      4. Mengestimasi Laba Rugi
    • FINANCIAL STATEMENT ANALYSIS
      1. Memahami Bentuk dan Karakteristik Laporan Keuangan
      2. Teknik Cepat Mendeteksi Permasalahan dari Laporan Keuangan
      3. Analisa Rasio dan Cash Flow
      4. Menentukan Kemampuan Membayar
      5. Memahami Permasalahan Financial di masa yang akan datang
    • QUALITATIVE ANALYSIS
      1. Analisa Karakter dan Kemauan Membayar
      2. Teknik Interview, Referensi, Kunjungan dan Bisnis Checking
      3. Teknik Analisa Bisnis
        1. Management
        2. Operating, capital and corporate finance strategies
        3. Competitive advantages & cost position
        4. Product/service
        5. Customer/supplier concentration
      4. Analisa Faktor Eksternal
      5. Teknik Praktis Analisa Kualitatif (Check List Pertanyaan)
    • MONITORING CREDIT
      1. Teknik Mendeteksi Lebih Dini Permasalahan Kredit (Warning Signals)
      2. Faktor-faktor Utama yang Harus Diperhatikan
      3. Financial distress
    • DEBT MANAGEMENT SKILLS
      1. Analisa Kredit Macet dan Penyelesaiannya
      2. Aspek Legal Yang Harus Diperhatikan
    • Case Study : Analisa Laporan Keuangan, Analisa Rekening, Estimasi Laba Rugi dan Analisa Kualitatif

    Target Peserta: Para Pihak yang membutuhkan

    • Staf hingga manager yang terlibat dalam analisa kredit

    Team Trainer Johnson Indonesia :

    • Rini Fauziyah SE. Akt. MM. CFE.
    • Kurnia Hadi, GRCP, GRCA, cRBIA, IPMP, IDPP, IAAP, ICEP, IRMP
    • Rustam Silaen
    • Dll Trainer Expert di Bidang Banking & Bisa request Trainer

    Tanggal Pelaksanaan :

    28–29 Januari  30-31 Juli 
    26–27 Februari  03–04 Agustus 
    03–04 Maret  23–24 September 
    27–28 April  26–27 Oktober 
    06–07 Mei  24–25 November 
    29–30 Juni 2027 28–29 Desember 

    Fee Investasi  Training:

    Fee Offline Training (Jakarta) Fee Offline Training (Luar Kota Jakarta)
    • Rp. 5.950.000,-/orang (Minimal kirimkan 3 orang. Pasti Running Tempat Hotel (Waktu 2 hari)
    • Inc : Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, Souvenir
    • Rp. 12.000.000,-/ orang (PASTI RUNNING)
    • Rp. 8.500.000,-/ orang (kirim 1-5 peserta)
    • Rp. 8.000.000,-/ orang (kirim diatas 5 peserta)
    • Inc : Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, Souvenir

    Fee Private Onsite Training Onsite

    • Rp. 8.000.000,- / orang / 2 Hari  (PASTI RUNNING)
    • Rp. 5.950.000,- / orang / 1 Hari  (PASTI RUNNING)
    • Lokasi: Training Center Johnson Indonesia
    • Inc : Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, Souvenir

    Fee Training Online:

    • Online Training: Rp. 5.500.000,-/orang (2 hari, 09.00-16.00)

Daftar perusahaan yang telah mengikuti training sejenis :

  • PT. Bank BJB Tbk.
  • PT. Bank Papua
  • PT. Bank Aceh
  • PT. Bank NTB Syariah
  • Dll

🚀 Siap Meningkatkan Kompetensi Profesional Anda dan Mencapai Kinerja yang Lebih Unggul? Daftar Sekarang dan Mulailah Pengembangan Diri Anda!

[contact-form-7 id=”298bb6b” title=”Form Pendaftaran Public Training”]

Scroll to Top