Training Problem Solving Decision Making

Training How To Develop Training Yearly – Penyusunan Program Training Tahunan

Training How To Develop Training Yearly adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk membantu perusahaan menyusun Training Yearly Plan atau Program Pelatihan Tahunan secara sistematis berdasarkan kebutuhan kompetensi, hasil Training Need Analysis (TNA), sasaran organisasi, kebutuhan jabatan, dan prioritas pengembangan sumber daya manusia. Melalui program ini, peserta akan mempelajari proses TNA yang komprehensif, penyusunan Training Needs Matrix, penentuan program dan frekuensi training, pengembangan jadwal tahunan, penyusunan Training Action Plan, hingga Training Budget Plan. Program ini sangat relevan bagi HR Manager, HR Officer, Learning & Development, Training Officer, Human Capital, Talent Development, serta pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengelolaan program training perusahaan.

Mengapa Training How To Develop Training Yearly Penting?

Program training perusahaan akan memberikan hasil yang optimal apabila direncanakan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi yang benar-benar diperlukan oleh karyawan. Training yang disusun hanya berdasarkan permintaan sesaat tanpa analisis kebutuhan berpotensi menghasilkan program yang tidak tepat sasaran dan tidak memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja.

Karena itu, perusahaan perlu memiliki Annual Training Plan atau rencana training tahunan yang terstruktur. Perencanaan tersebut sebaiknya dimulai dari Training Need Analysis, identifikasi competency gap, penetapan prioritas pengembangan, pemilihan program, penyusunan jadwal, penentuan target peserta, hingga penyusunan anggaran pelatihan.

Melalui Training How To Develop Training Yearly Johnson Indonesia, peserta akan memahami bagaimana mengintegrasikan kebutuhan organisasi, pekerjaan, kompetensi dan kebutuhan individu ke dalam sebuah Training Needs Matrix yang selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan program tahunan.

Peserta juga mempelajari bagaimana menerjemahkan hasil TNA menjadi Training Action Plan yang praktis dan kemudian menyusunnya ke dalam Training Budget Plan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengelola investasi training secara lebih efektif, terukur dan sesuai dengan prioritas bisnis.

Manfaat Training How To Develop Training Yearly

Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan hakekat training secara tepat.
  • Menyamakan persepsi mengenai fungsi training dalam organisasi.
  • Memahami karakteristik program training yang berhasil.
  • Memahami syarat-syarat keberhasilan sebuah program pelatihan.
  • Melakukan proses Training Need Analysis secara komprehensif.
  • Mengidentifikasi kebutuhan kompetensi setiap posisi.
  • Menyusun Training Needs Matrix berdasarkan competency gap.
  • Menyusun prioritas program pelatihan tahunan.
  • Menentukan frekuensi dan jadwal program training.
  • Menyusun Training Action Plan yang efektif.
  • Menerjemahkan Training Action Plan menjadi Training Budget Plan.
  • Menyusun Annual Training Calendar.
  • Meningkatkan efektivitas pengelolaan Learning & Development.

Materi Training How To Develop Training Yearly

1. Konsep dan Hakekat Training

  • Konsep pengertian training.
  • Hakekat training dalam pengembangan SDM.
  • Training sebagai bagian dari Human Resources Development.
  • Hubungan training dengan peningkatan kompetensi.
  • Peran training terhadap pencapaian sasaran organisasi.

2. Persepsi yang Keliru Tentang Training

  • Miss concept dalam penyelenggaraan training.
  • Training sebagai aktivitas versus training sebagai investasi SDM.
  • Pentingnya kesamaan persepsi stakeholder.
  • Peran HR, atasan dan peserta dalam keberhasilan training.

3. Training yang Berhasil

  • Pengertian training yang efektif.
  • Karakteristik training yang berhasil.
  • Syarat-syarat keberhasilan program pelatihan.
  • Faktor pendukung keberhasilan training.
  • Hubungan training dengan performance improvement.

4. Perencanaan dan Penyelenggaraan Training

  • Proses perencanaan program training.
  • Hubungan perencanaan dengan efektivitas training.
  • Tahapan penyelenggaraan training.
  • Monitoring pelaksanaan program.
  • Koordinasi stakeholder yang terlibat.

5. Peran Pihak Terkait dalam Keberhasilan Training

  • Peran Human Resources / Learning & Development.
  • Peran Manager dan Supervisor.
  • Peran Trainer.
  • Peran peserta training.
  • Peran organisasi dalam mendukung implementasi hasil training.

6. Training Need Analysis (TNA)

  • Konsep Training Need Analysis.
  • Tujuan dan manfaat TNA.
  • Identifikasi kebutuhan kompetensi.
  • Analisis kesenjangan kompetensi.
  • Penentuan kebutuhan training secara objektif.
  • Penyusunan prioritas kebutuhan pelatihan.

7. Follow Up Hasil Training Need Analysis

  • Menerjemahkan hasil TNA menjadi program training.
  • Menentukan jenis pengembangan yang sesuai.
  • Menentukan target peserta.
  • Menetapkan prioritas program.
  • Menghubungkan TNA dengan Annual Training Plan.

8. Kompetensi, Pengetahuan dan Keterampilan

  • Pemahaman competency requirement.
  • Knowledge yang dibutuhkan suatu jabatan.
  • Skill yang dibutuhkan suatu jabatan.
  • Identifikasi competency gap.
  • Penetapan kebutuhan pengembangan berdasarkan kompetensi.

9. Hubungan Kinerja dengan Kompetensi

  • Hubungan performance dengan knowledge dan skill.
  • Identifikasi performance gap.
  • Menentukan apakah suatu performance gap dapat diselesaikan melalui training.
  • Performance Appraisal sebagai salah satu sumber data TNA.

10. Training Needs Matrix

  • Konsep Training Needs Matrix.
  • Training Matrix berdasarkan posisi.
  • Training Matrix berdasarkan kompetensi.
  • Menentukan mandatory dan development training.
  • Menentukan prioritas kebutuhan training.

11. Pengembangan Program Training Tahunan

  • Menyusun Annual Training Plan.
  • Menentukan program berdasarkan hasil TNA.
  • Menentukan target peserta.
  • Menentukan metode pelatihan.
  • Menentukan internal atau external training.
  • Menentukan prioritas program tahunan.

12. Pengembangan Frekuensi dan Jadwal Program Tahunan

  • Menentukan frekuensi training.
  • Menentukan Training Calendar.
  • Menyusun jadwal training tahunan.
  • Mengatur distribusi program training.
  • Sinkronisasi jadwal training dengan kegiatan operasional.

13. Training Action Plan

  • Konsep Training Action Plan.
  • Aspek utama rencana penyelenggaraan program.
  • Penanggung jawab program.
  • Target peserta.
  • Timeline pelaksanaan.
  • Trainer dan provider.
  • Tempat dan metode pelaksanaan.
  • Monitoring pelaksanaan Action Plan.

14. Training Budget Plan

  • Konsep Training Budget.
  • Komponen biaya penyelenggaraan training.
  • Budget berdasarkan Training Action Plan.
  • Budget internal dan external training.
  • Prioritas anggaran berdasarkan kebutuhan strategis.
  • Monitoring Training Budget.

Metode Training How To Develop Training Yearly

Program Training How To Develop Training Yearly menggunakan pendekatan interaktif melalui pemaparan konsep, diskusi, studi kasus, latihan Training Need Analysis, penyusunan Training Needs Matrix, pembuatan Annual Training Plan, Training Action Plan dan Training Budget Plan.

  • Interactive Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • TNA Exercise
  • Training Needs Matrix Exercise
  • Annual Training Plan Workshop
  • Training Action Plan Exercise
  • Training Budget Simulation
  • Question & Answer

Target Peserta Training How To Develop Training Yearly

Program ini direkomendasikan bagi HR Manager, HR Supervisor, HR Officer, Training Manager, Training Officer, Learning & Development, Human Capital, Talent Development, Manager, Supervisor, serta pihak lain yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengembangan program pelatihan perusahaan.

Trainer How To Develop Training Yearly

Dra. Psi. Ani Wijaya, MM

Team Trainer Johnson Indonesia dengan kompetensi dan pengalaman dalam bidang Human Resources Management, Training Management, Training Need Analysis, Learning & Development, Competency Management, Performance Management dan pengembangan sumber daya manusia.

Jadwal Training How To Develop Training Yearly 2026–2027

Program Public Training How To Develop Training Yearly tersedia melalui Online maupun Offline Training. Jadwal pada halaman program adalah sebagai berikut:

Periode Tanggal Pelaksanaan
Januari 2026 21–22 Januari 2026
Februari 2026 19–20 Februari 2026
Maret 2026 19–20 Maret 2026
April 2026 21–22 April 2026
Mei 2026 21–22 Mei 2026
Juni 2026 18–19 Juni 2026
Juli 2026 21–22 Juli 2026
Agustus 2026 20–21 Agustus 2026
September 2026 21–22 September 2026
Oktober 2026 21–22 Oktober 2026
November 2026 19–20 November 2026
Desember 2026 21–22 Desember 2026
Januari–Desember 2027 Silakan konfirmasi jadwal terbaru kepada Johnson Indonesia

Catatan: Jadwal dapat berubah dan perlu dikonfirmasikan kembali sebelum melakukan pendaftaran. Untuk kebutuhan perusahaan tersedia In-House Training dengan jadwal khusus yang dapat disesuaikan.

Durasi Training How To Develop Training Yearly

  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • In-House Training: jadwal dan durasi dapat disesuaikan.

Lokasi Training How To Develop Training Yearly

Alternatif tempat pelaksanaan Training How To Develop Training Yearly Jakarta antara lain Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center, atau hotel lain yang akan dikonfirmasikan kepada peserta.

Fee Investasi Training How To Develop Training Yearly

Online Training

Rp 5.500.000/orang / 2 hari full day
Pelaksanaan melalui Zoom Meeting.

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000/orang / 2 hari full day
Minimal kuota 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel.

Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Private Training Jakarta

Rp 8.000.000/orang – PASTI RUNNING.

Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
  • Rp 8.500.000/orang – minimal mengirimkan 5 peserta.
  • Rp 8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

In-House Training How To Develop Training Yearly

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training How To Develop Training Yearly bagi perusahaan yang ingin menyusun program training tahunan berdasarkan kondisi aktual organisasi. Materi dapat disesuaikan dengan competency framework, Job Description, hasil Performance Appraisal, Training Need Analysis, prioritas organisasi, Training Matrix, jumlah karyawan, serta anggaran pengembangan SDM perusahaan.

Program dapat dikembangkan menjadi workshop khusus seperti Annual Training Plan, Training Need Analysis & Training Matrix, Training Management System, Learning & Development Planning, Training Budget Management, Competency Based Training Plan maupun Training Evaluation.

Perusahaan yang Pernah Mengikuti Training Johnson Indonesia / Training Sejenis

Program How To Develop Training Yearly dan berbagai program Human Resources serta Learning & Development Johnson Indonesia ditujukan bagi profesional dari perusahaan nasional, BUMN, perusahaan swasta, manufaktur, jasa keuangan, perbankan, pertambangan, energi, telekomunikasi, dan berbagai sektor industri lainnya.

Catatan: Nama client khusus program How To Develop Training Yearly tidak ditambahkan apabila belum tercantum atau belum dapat diverifikasi pada halaman program. Gunakan daftar client resmi Johnson Indonesia apabila ingin menampilkan nama perusahaan secara spesifik.

Training Terkait How To Develop Training Yearly

Untuk memperkuat kompetensi dalam Training Management, Learning & Development, TNA, Training Planning dan Training Evaluation, peserta dapat mengikuti program berikut:

Mengapa Memilih Training How To Develop Training Yearly Johnson Indonesia?

Training How To Develop Training Yearly Johnson Indonesia memberikan pendekatan terintegrasi mulai dari pemahaman konsep training, Training Need Analysis, competency gap, Training Needs Matrix, penetapan program, penyusunan jadwal tahunan, Training Action Plan hingga Training Budget Plan. Pendekatan tersebut membantu perusahaan membangun perencanaan Learning & Development yang lebih sistematis, berbasis kebutuhan dan selaras dengan sasaran organisasi.

FAQ Training How To Develop Training Yearly

Apa itu Training Yearly Plan?

Training Yearly Plan adalah rencana program pelatihan perusahaan untuk periode satu tahun yang disusun berdasarkan kebutuhan kompetensi, hasil TNA, prioritas organisasi, target peserta, jadwal dan anggaran training.

Apa hubungan Training Need Analysis dengan Annual Training Plan?

Training Need Analysis digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan kompetensi. Hasil TNA kemudian menjadi salah satu dasar utama dalam menentukan prioritas program yang dimasukkan ke dalam Annual Training Plan.

Apa itu Training Needs Matrix?

Training Needs Matrix adalah pemetaan kebutuhan training berdasarkan posisi, kompetensi atau kelompok karyawan sehingga perusahaan dapat mengetahui program pelatihan yang dibutuhkan oleh setiap fungsi atau jabatan.

Apa yang dimaksud Training Action Plan?

Training Action Plan adalah rencana operasional yang menjelaskan program training, target peserta, jadwal, metode, trainer, lokasi, penanggung jawab dan kebutuhan sumber daya untuk menjalankan program pelatihan.

Apakah program membahas Training Budget?

Ya. Peserta mempelajari bagaimana menerjemahkan Training Action Plan menjadi Yearly Training Budget berdasarkan kebutuhan dan biaya penyelenggaraan program.

Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini?

Program sangat relevan bagi HR Manager, HR Supervisor, Training Manager, Training Officer, Learning & Development, Human Capital, Talent Development, Manager serta pihak yang terlibat dalam perencanaan program training perusahaan.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. In-House Training dapat disesuaikan dengan competency framework, hasil TNA, Training Matrix, Training Calendar, target peserta dan Training Budget perusahaan.

Informasi & Pendaftaran Training

Johnson Indonesia – Training Center
Training Provider Since 2002
Telp: (021) 541 9152
HP / WhatsApp: 0815 972 5020
Website: www.seminarjohnson.com

Hubungi Johnson Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal Training How To Develop Training Yearly, Online Training, Offline Training, Private Training maupun permintaan In-House Training perusahaan.

Scroll to Top