Training Business Analysis | Pelatihan Business Analyst & Analisis Bisnis
Training Business Analysis merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk membantu Business Analyst, Business Development, Supervisor, Manager, Officer, Marketing Analyst, dan profesional perusahaan dalam meningkatkan kemampuan analisis bisnis untuk mengidentifikasi kebutuhan, permasalahan, peluang, serta solusi yang mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
Melalui Pelatihan Business Analysis, peserta akan mempelajari konsep dan prinsip Business Analysis, metode dan tools analisis bisnis, Business Process Analysis, Stakeholder Analysis, Requirement Analysis, identifikasi kebutuhan bisnis, analisis data dan informasi, Problem Solving, serta bagaimana menerjemahkan hasil analisis menjadi strategi dan rekomendasi bisnis.
Program Business Analysis Training membantu peserta memahami kondisi bisnis secara lebih sistematis, mengidentifikasi akar permasalahan, menemukan peluang perbaikan, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta menghasilkan solusi bisnis yang memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Mengapa Training Business Analysis Penting?
Perubahan kondisi pasar, kebutuhan pelanggan, persaingan, teknologi, regulasi, dan proses internal perusahaan menuntut organisasi memiliki kemampuan analisis bisnis yang kuat. Keputusan bisnis yang hanya berdasarkan asumsi dapat meningkatkan risiko dan menyebabkan perusahaan kehilangan peluang.
Kemampuan Business Analysis membantu profesional memahami kondisi perusahaan berdasarkan fakta, data, kebutuhan stakeholder, proses bisnis, dan tujuan organisasi. Dengan analisis yang tepat, perusahaan dapat menemukan permasalahan utama, menentukan prioritas, merumuskan solusi, serta mengambil keputusan yang lebih efektif dan terukur.
Manfaat Training Business Analysis
Setelah mengikuti Training Business Analysis, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sebagai Business Analyst sesuai bidang industrinya, memahami konsep dan prinsip analisis bisnis, menggunakan berbagai metode dan tools Business Analysis, melakukan analisis bisnis di lingkungan perusahaan, serta membaca, menerjemahkan, dan menerapkan hasil analisis dalam penyusunan strategi perusahaan.
Peserta juga akan memperoleh pemahaman mengenai bagaimana mengubah informasi dan data bisnis menjadi insight yang dapat digunakan untuk meningkatkan proses kerja, kualitas keputusan, efisiensi operasional, pengembangan bisnis, dan pencapaian target perusahaan.
Tujuan Pelatihan Business Analysis
Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami kebutuhan bisnis, menganalisis permasalahan, mengidentifikasi stakeholder, mengevaluasi proses bisnis, menemukan peluang perbaikan, serta menyusun rekomendasi dan solusi yang selaras dengan tujuan strategis perusahaan.
Peserta juga diharapkan mampu menggunakan pendekatan Business Analysis untuk mendukung proses Strategic Planning, Business Development, Process Improvement, Problem Solving, Decision Making, serta pengembangan strategi bisnis.
Materi Training Business Analysis
1. Introduction to Business Analysis
- Pengertian Business Analysis
- Peranan Business Analysis dalam organisasi
- Business Analysis dalam lingkungan bisnis modern
- Hubungan Business Analysis dengan strategi perusahaan
- Business Analysis sebagai dasar pengambilan keputusan
2. Persyaratan Kompetensi Business Analyst Professional
- Peran dan tanggung jawab Business Analyst
- Business Acumen
- Analytical Thinking
- Critical Thinking
- Problem Solving
- Communication Skill
- Stakeholder Management
- Business Process Understanding
3. Konsep dan Prinsip Business Analysis
- Konsep dasar Business Analysis
- Prinsip analisis bisnis
- Identifikasi kebutuhan bisnis
- Business Need Analysis
- Business Problem Identification
- Business Opportunity Identification
- Analisis kondisi internal dan eksternal perusahaan
4. Tujuan Business Analysis Bagi Perusahaan
- Mengidentifikasi kebutuhan bisnis
- Mengidentifikasi masalah dan peluang
- Meningkatkan efisiensi proses bisnis
- Mendukung Business Development
- Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan
- Mendukung pencapaian target perusahaan
- Mengembangkan solusi yang memberikan business value
5. Metode dan Tools Business Analysis
- SWOT Analysis
- PESTEL Analysis
- Business Process Analysis
- Stakeholder Analysis
- Requirement Analysis
- Root Cause Analysis
- Gap Analysis
- Problem Analysis
- Business Data Analysis
- Process Mapping
6. Business Process Analysis
- Identifikasi proses bisnis
- Memahami alur proses kerja
- Identifikasi bottleneck dan inefficiency
- Process Mapping
- Analisis kondisi As-Is
- Perancangan kondisi To-Be
- Business Process Improvement
7. Stakeholder Analysis
- Identifikasi stakeholder
- Analisis kebutuhan stakeholder
- Stakeholder Mapping
- Menentukan prioritas stakeholder
- Komunikasi dengan stakeholder
- Managing Stakeholder Expectations
8. Requirement Analysis
- Identifikasi kebutuhan bisnis
- Business Requirements
- User Requirements
- Functional Requirements
- Prioritization of Requirements
- Requirement Validation
- Requirement Documentation
9. Membaca Hasil Analisa Bisnis
- Interpretasi data dan informasi bisnis
- Mengidentifikasi pola dan tren
- Membedakan fakta, asumsi, dan opini
- Identifikasi akar masalah
- Mengidentifikasi business opportunity
- Menyusun business insight
- Membuat rekomendasi bisnis
10. Penerapan Hasil Analisis Bisnis dalam Penyusunan Strategi Bisnis
- Mengubah hasil analisis menjadi strategic insight
- Menentukan prioritas bisnis
- Mengembangkan alternatif strategi
- Menentukan solusi bisnis
- Strategic Recommendation
- Business Improvement Plan
- Action Plan
- Monitoring hasil implementasi
Business Analyst Professional
Seorang Business Analyst berperan sebagai penghubung antara kebutuhan bisnis, stakeholder, proses kerja, data, dan solusi yang akan dikembangkan. Business Analyst membantu organisasi memahami kondisi yang sedang terjadi, masalah yang harus diselesaikan, kebutuhan yang harus dipenuhi, serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan business value.
Business Analyst tidak hanya membutuhkan kemampuan analisis data, tetapi juga kemampuan memahami proses bisnis, berkomunikasi dengan stakeholder, melakukan requirement analysis, berpikir kritis, menyelesaikan masalah, dan menyampaikan rekomendasi secara efektif.
Business Process Analysis
Business Process Analysis digunakan untuk memahami bagaimana suatu proses bisnis berjalan, siapa yang terlibat, aktivitas apa yang dilakukan, serta di mana terdapat bottleneck, pemborosan, duplikasi, keterlambatan, atau risiko.
Melalui analisis proses bisnis, perusahaan dapat membandingkan kondisi As-Is dengan kondisi To-Be yang diharapkan, sehingga dapat menentukan improvement yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, kualitas, dan produktivitas.
Stakeholder Analysis dalam Business Analysis
Stakeholder merupakan pihak yang memiliki kepentingan, pengaruh, atau keterlibatan dalam suatu proses atau keputusan bisnis. Melalui Stakeholder Analysis, Business Analyst dapat mengidentifikasi pihak-pihak yang relevan, memahami kebutuhan serta ekspektasi mereka, dan menentukan pendekatan komunikasi yang tepat.
Stakeholder Analysis yang baik membantu mengurangi kesalahpahaman mengenai kebutuhan bisnis dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan implementasi solusi.
Requirement Analysis
Requirement Analysis merupakan proses memahami dan mendokumentasikan kebutuhan bisnis serta kebutuhan stakeholder. Proses ini penting agar solusi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan organisasi.
Requirement yang jelas membantu perusahaan mengurangi risiko kesalahan implementasi, perubahan berulang, pemborosan biaya, dan ketidaksesuaian antara solusi dengan kebutuhan pengguna.
Business Analysis untuk Problem Solving & Decision Making
Business Analysis memiliki hubungan erat dengan Problem Solving & Decision Making. Dalam menyelesaikan masalah, seorang profesional perlu memahami kondisi aktual, menemukan akar penyebab, mengidentifikasi alternatif solusi, mengevaluasi dampak setiap alternatif, serta menentukan keputusan yang memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.
Pendekatan yang berbasis data dan analisis membantu perusahaan mengurangi keputusan yang hanya berdasarkan asumsi serta meningkatkan objektivitas dalam proses pengambilan keputusan.
Business Analysis untuk Strategic Business Development
Kemampuan Business Analysis juga sangat penting dalam Business Development. Perusahaan dapat menggunakan hasil analisis untuk membaca tren pasar, kebutuhan pelanggan, kekuatan dan kelemahan organisasi, posisi kompetitor, perubahan industri, serta potensi produk atau layanan baru.
Hasil analisis tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan business opportunity, strategic initiative, improvement program, serta strategi pertumbuhan perusahaan.
Metode Training Business Analysis
Pelaksanaan Training Business Analysis menggunakan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif melalui Interactive Class Training, Individual Exercise, Group Workshop, Case Study, serta Offline Training. Program juga dapat dikembangkan dalam format Online Training dan In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.
Pendekatan workshop dan case study membantu peserta menghubungkan konsep Business Analysis dengan permasalahan, kebutuhan, serta kondisi bisnis yang nyata.
Target Peserta Training Business Analysis
Program Pelatihan Business Analysis direkomendasikan untuk Direktur, Manager, Officer, Business Development, Business Analyst, Marketing Analyst, Supervisor, Corporate Planning, Strategic Planning, Project Management, Process Improvement, Finance, Operation, Human Resources, serta profesional lainnya yang membutuhkan kemampuan analisis bisnis dan pengambilan keputusan.
Trainer Business Analysis
Johnson Alvonco, Ph.D.
Team Trainer Johnson Indonesia
Jadwal Training Business Analysis 2026–2027
| Jadwal Training 2026 | Jadwal Training 2027 |
|---|---|
| 30–31 Juli 2026 | 07–08 Januari 2027 |
| 06–07 Agustus 2026 | 05–06 Februari 2027 |
| 08–09 September 2026 | 10–11 Maret 2027 |
| 08–09 Oktober 2026 | 06–07 April 2027 |
| 10–11 November 2026 | 18–19 Mei 2027 |
| 10–11 Desember 2026 | 08–09 Juni 2027 |
Lokasi Training Business Analysis
Alternatif Hotel Jakarta: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, serta alternatif hotel lainnya sesuai kebutuhan. Lokasi training dapat diselenggarakan berdasarkan request dan akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta sebelum pelaksanaan.
Private Training:
Johnson Training Center
Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.
Biaya Investasi Training Business Analysis
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang
Minimal pengiriman 3 peserta.
Pasti Running di Hotel untuk pelaksanaan 2 hari.
Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING
- Rp8.500.000/orang – Pengiriman 1–5 peserta
- Rp8.000.000/orang – Pengiriman di atas 5 peserta
Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training
- Rp8.000.000/orang/2 hari – PASTI RUNNING
- Rp5.950.000/orang/1 hari – PASTI RUNNING
Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
Fasilitas: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training Business Analysis
Rp5.500.000/orang
Durasi: 2 hari
Waktu: 09.00–16.00 WIB
Daftar Perusahaan Client Training Business Analysis
Program Training Business Analysis dapat diikuti oleh perusahaan dan institusi dari berbagai industri yang membutuhkan peningkatan kompetensi dalam Business Analysis, Business Development, Business Process Analysis, Requirement Analysis, Stakeholder Analysis, Problem Solving, Strategic Planning, dan Business Improvement.
Catatan: pada halaman sumber terdapat bagian “Daftar Perusahaan Client yang telah mengikuti training ini”, namun nama perusahaan belum dicantumkan. Oleh karena itu, daftar nama perusahaan tidak ditambahkan agar informasi dalam brosur tetap sesuai dengan data sumber.
Public, Online, Private & In-House Training Business Analysis
Johnson Indonesia menyediakan Training Business Analysis melalui Public Training, Offline Training, Online Training, Private Training, dan Corporate In-House Training. Untuk kebutuhan perusahaan, materi dapat disesuaikan berdasarkan jenis industri, proses bisnis, kebutuhan stakeholder, tantangan organisasi, serta target pengembangan kompetensi peserta.
Program In-House Training Business Analysis dapat menggunakan case study perusahaan agar peserta dapat melakukan identifikasi business problem, stakeholder analysis, requirement analysis, business process analysis, root cause analysis, serta menyusun rekomendasi dan action plan berdasarkan kondisi aktual organisasi.
Training Terkait Business Analysis
Untuk meningkatkan kemampuan Business Analysis dan Strategic Management secara lebih komprehensif, peserta juga dapat mempelajari berbagai program melalui Training Strategic Management Johnson Indonesia . Topik yang relevan meliputi Strategic Thinking, Strategic Business Plan, Strategic Management Corporation, Strategic Planning & Control, Business Continuity Management, Strategic Risk Management, Execution Strategy, Strategic Alignment & Decision Making, serta program pengembangan bisnis dan manajemen lainnya.
Mengapa Memilih Training Business Analysis Johnson Indonesia?
Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan berbagai program pengembangan kompetensi profesional melalui Public Training, Online Training, Private Training, dan Corporate In-House Training. Program Business Analysis dirancang untuk membantu peserta memahami kondisi bisnis, kebutuhan stakeholder, proses bisnis, masalah, peluang, serta solusi yang dapat memberikan business value.
Pendekatan pembelajaran menggabungkan pemahaman konsep, Individual Exercise, Group Workshop, Case Study, dan diskusi sehingga peserta dapat mengembangkan kemampuan analisis bisnis yang lebih sistematis, objektif, dan aplikatif.
Daftar Training Business Analysis
Tingkatkan kemampuan Business Analyst, Manager, Business Development, Marketing Analyst, Supervisor, dan profesional perusahaan dalam menganalisis kebutuhan, proses, masalah, peluang, dan strategi bisnis melalui Training Business Analysis Johnson Indonesia. Program tersedia melalui Public Training, Online Training, Private Training, serta Corporate In-House Training sesuai kebutuhan organisasi.
