
Training Analisa Resiko Industri
Training Analisa Resiko Industri merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami, mengidentifikasi, dan menganalisis berbagai risiko yang melekat pada suatu sektor industri. Kemampuan melakukan analisis risiko industri sangat penting khususnya dalam proses analisa kredit, pembiayaan, investasi, perencanaan bisnis, serta pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kondisi dan prospek suatu industri.
Setiap industri memiliki karakteristik, struktur pasar, tingkat persaingan, potensi keuntungan, siklus bisnis, serta faktor risiko yang berbeda. Oleh karena itu, seorang analis tidak cukup hanya memahami kondisi keuangan perusahaan, tetapi juga harus mampu melihat bagaimana kondisi industri dapat memengaruhi keberlangsungan usaha dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya.
Melalui Pelatihan Analisa Resiko Industri, peserta akan mempelajari lingkungan industri, karakteristik dan struktur industri, perkembangan sektor industri di Indonesia, estimasi tingkat keuntungan industri, serta berbagai risiko yang berkaitan dengan industri tersebut. Pendekatan ini membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh sebelum mengambil keputusan kredit maupun keputusan bisnis lainnya.
Mengapa Training Analisa Resiko Industri Penting?
Analisa risiko industri merupakan bagian penting dalam proses pengambilan keputusan bisnis dan pemberian kredit. Kondisi perusahaan tidak dapat dinilai hanya berdasarkan laporan keuangan atau kemampuan pembayaran pada saat tertentu. Perusahaan juga dipengaruhi oleh kondisi sektor tempat perusahaan tersebut beroperasi, tingkat persaingan, perkembangan teknologi, perubahan regulasi, permintaan pasar, ketersediaan bahan baku, kondisi ekonomi, serta perubahan perilaku konsumen.
Bagi perbankan dan lembaga pembiayaan, pemahaman mengenai risiko industri dalam analisa kredit membantu analis mengidentifikasi potensi risiko sejak awal. Industri yang sedang mengalami pertumbuhan tentu memiliki karakteristik risiko yang berbeda dibandingkan industri yang telah berada dalam fase matang atau mengalami penurunan.
Melalui training ini, peserta akan belajar melihat hubungan antara karakteristik suatu industri dengan risiko yang mungkin muncul terhadap perusahaan yang berada di dalamnya. Peserta juga akan memahami bagaimana perkembangan industri di Indonesia dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk memperkirakan prospek bisnis, tingkat keuntungan, kemampuan bertahan, dan potensi risiko calon debitur.
Dengan kemampuan tersebut, proses industry risk analysis dapat dilakukan secara lebih objektif, sistematis, dan terstruktur. Hasil analisis diharapkan dapat mendukung proses pemberian kredit yang lebih berkualitas, meningkatkan kemampuan mitigasi risiko, serta membantu perusahaan dalam menentukan keputusan bisnis berdasarkan kondisi industri yang sebenarnya.
Manfaat Training Analisa Resiko Industri
- Meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis risiko yang melekat pada suatu industri.
- Memahami hubungan antara kondisi industri dengan proses analisa dan pemberian kredit.
- Memahami karakteristik serta struktur suatu industri.
- Mampu mengidentifikasi faktor eksternal yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan.
- Memahami perkembangan dan prospek berbagai sektor industri di Indonesia.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi potensi risiko industri sejak dini.
- Memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi tingkat keuntungan suatu industri.
- Mendukung pengambilan keputusan kredit dan pembiayaan yang lebih objektif.
- Meningkatkan kemampuan dalam melakukan risk assessment terhadap calon debitur berdasarkan kondisi industrinya.
Materi Training Analisa Resiko Industri
- Lingkungan Industri
- Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi suatu industri
- Kondisi ekonomi dan pengaruhnya terhadap industri
- Karakteristik dan Struktur Industri
- Karakteristik berbagai sektor industri
- Struktur pasar dan tingkat persaingan industri
- Posisi perusahaan di dalam suatu industri
- Perkembangan Industri di Indonesia
- Tren perkembangan sektor industri
- Prospek dan tantangan industri
- Faktor perubahan yang memengaruhi industri
- Estimasi Tingkat Keuntungan Industri
- Faktor yang memengaruhi profitabilitas industri
- Potensi pertumbuhan industri
- Analisis peluang dan tantangan industri
- Risiko Terkait Industri
- Identifikasi risiko industri
- Analisis faktor-faktor risiko
- Dampak risiko industri terhadap perusahaan
- Industry risk assessment
- Mitigasi risiko dalam proses analisa kredit
Metode Training
- Interactive Class Training
- Individual Exercise
- Group Workshop & Case Study
- Offline Training
- Online Training (Optional Program)
Target Peserta Training
Training Analisa Resiko Industri ditujukan bagi profesional dan pihak-pihak yang membutuhkan kompetensi dalam melakukan analisis industri, khususnya pegawai atau staf analis kredit serta mereka yang diproyeksikan untuk memangku jabatan tersebut.
Program ini juga relevan bagi Credit Analyst, Account Officer, Relationship Manager, Credit Officer, Risk Management Officer, Corporate Banking Officer, Commercial Banking Officer, Business Analyst, Investment Analyst, Internal Auditor, Supervisor, Manager, serta profesional lain yang terlibat dalam proses analisa kredit, pembiayaan, investasi, dan pengelolaan risiko.
Team Trainer Johnson Indonesia
- Rini Fauziyah, SE., Akt., MM., CFE.
- Kurnia Hadi, GRCP, GRCA, cRBIA, IPMP, IDPP, IAAP, ICEP, IRMP
- Rustam Silaen
- Trainer Expert lainnya di bidang Banking, Credit Analysis, dan Risk Management.
- Trainer dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Jadwal Training Analisa Resiko Industri
| 24-25 Januari | 27β28 Juli |
| 03β04 Februari | 11β12 Agustus |
| 28β29 Maret | 28-29 September |
| 27β28 April | 27β28 Oktober |
| 11β12 Mei | 11β12 November |
| 17β18 Juni | 17β18 Desember |
Catatan: Jadwal dapat berubah dan dapat disesuaikan / request berdasarkan kebutuhan perusahaan. Silakan konfirmasi jadwal terbaru pada saat registrasi.
Lokasi Training
- Alternatif Hotel: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dan hotel lainnya.
- Lokasi Private Training: Johnson Training Center, Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.
- Lokasi training dapat disesuaikan berdasarkan request perusahaan.
- Kepastian lokasi public training akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.
Biaya Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang untuk training selama 2 hari. Minimal pengiriman 3 peserta dan training dilaksanakan di hotel.
Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang β PASTI RUNNING.
- Rp8.500.000/orang β pengiriman 1β5 peserta.
- Rp8.000.000/orang β pengiriman lebih dari 5 peserta.
Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training β Johnson Training Center
- Rp8.000.000/orang/2 hari β PASTI RUNNING.
- Rp5.950.000/orang/1 hari β PASTI RUNNING.
Lokasi di Training Center Johnson Indonesia. Biaya termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training
Rp5.500.000/orang untuk program 2 hari dengan waktu pelaksanaan pukul 09.00β16.00 WIB.
Perusahaan yang Telah Mengikuti Training
Program training ini telah diikuti peserta dari berbagai perusahaan dan institusi, antara lain:
- PT Bank BRI
- PT Bank BJB
- PT Bank Papua
- PT Bank DKI
- PT Bank BNI
- UNS
- Dan perusahaan serta institusi lainnya.
Training Terkait Analisa Risiko, Kredit dan Perbankan
Untuk meningkatkan kompetensi secara lebih komprehensif dalam bidang analisa risiko industri, manajemen risiko, credit analysis, dan banking, peserta juga dapat mengikuti beberapa program terkait berikut:
- Training Risk Management for Banking
- Training Credit Risk Management
- Training Credit Analysis for Banking
- Training Manajemen Resiko Operasional Perbankan
- Training Analisa Kredit Multiguna
- Training Banking Management
- Banking Training Series
Analisa Risiko Industri dalam Proses Kredit
Dalam proses analisa kredit, kondisi calon debitur tidak dapat dipisahkan dari karakteristik industri tempat perusahaan beroperasi. Analis perlu memahami apakah industri sedang berkembang, stagnan, mengalami tekanan, atau menghadapi perubahan struktural yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan pendapatan dan memenuhi kewajibannya.
Analisa risiko industri untuk kredit membantu Credit Analyst dan Account Officer melihat faktor yang berada di luar laporan keuangan perusahaan. Misalnya tingkat persaingan, perubahan teknologi, ketergantungan terhadap bahan baku tertentu, perubahan harga komoditas, regulasi pemerintah, perilaku konsumen, serta posisi perusahaan dibandingkan kompetitor.
Dengan menggabungkan analisa perusahaan dan industry risk analysis, lembaga keuangan dapat memperoleh gambaran risiko yang lebih menyeluruh sehingga keputusan pemberian kredit dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan yang lebih komprehensif.
In-House Training Analisa Resiko Industri
Johnson Indonesia juga menyediakan In-House Training Analisa Resiko Industri bagi bank, perusahaan pembiayaan, multifinance, lembaga keuangan, maupun perusahaan lainnya. Materi, studi kasus, jadwal, jumlah peserta, metode training, dan lokasi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Untuk kebutuhan khusus, pembahasan dapat diarahkan pada sektor industri yang menjadi portofolio utama perusahaan, sehingga peserta dapat melakukan analisis menggunakan karakteristik industri dan contoh kasus yang lebih relevan dengan pekerjaan sehari-hari.
Mengapa Memilih Johnson Indonesia?
Johnson Indonesia β Training Provider Since 2002 menyediakan berbagai program pengembangan kompetensi untuk perusahaan dan profesional melalui Public Training, In-House Training, Private Training, serta Online Training. Program dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan organisasi, level peserta, kompetensi yang ingin dikembangkan, serta karakteristik industri perusahaan.
Daftar Training Analisa Resiko Industri
Tingkatkan kompetensi dalam melakukan analisa risiko industri, industry risk assessment, analisa kredit, dan identifikasi risiko sektor usaha melalui Training Analisa Resiko Industri Johnson Indonesia.
