
Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud
Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk membantu perusahaan membangun risk culture yang kuat sekaligus mengembangkan strategi pencegahan fraud yang efektif. Program ini memberikan pemahaman mengenai budaya risiko, proses manajemen risiko, pengukuran risk culture, serta penerapan strategi anti fraud melalui pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, sanksi, pemantauan dan tindak lanjut.
Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks, perusahaan menghadapi berbagai risiko operasional, finansial, kepatuhan, reputasi, hingga risiko fraud. Sistem dan prosedur pengendalian saja tidak selalu cukup apabila organisasi belum memiliki budaya sadar risiko yang diterapkan secara konsisten pada seluruh lini perusahaan.
Melalui Pelatihan Membangun Budaya Risiko dan Anti Fraud, peserta akan memahami bagaimana budaya risiko dibentuk, indikator budaya risiko yang baik, metode pengukuran risk culture, tingkatan budaya risiko, serta bagaimana mengembangkan strategi anti fraud sebagai bagian dari mitigasi risiko bisnis.
Mengapa Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud Penting?
Manajemen risiko yang efektif bukan hanya menjadi tanggung jawab unit Risk Management, Internal Audit atau Compliance. Kesadaran terhadap risiko perlu menjadi bagian dari pola pikir, perilaku, proses pengambilan keputusan dan aktivitas kerja seluruh bagian organisasi.
Risk culture atau budaya risiko yang baik membantu karyawan dan manajemen memahami risiko yang melekat pada setiap aktivitas bisnis. Dengan budaya risiko yang kuat, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko, melakukan mitigasi, memperkuat pengendalian internal serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan potensi dampaknya terhadap organisasi.
Selain risiko bisnis secara umum, perusahaan juga perlu memberikan perhatian serius terhadap fraud risk. Fraud dapat menimbulkan kerugian finansial, gangguan operasional, permasalahan hukum, hingga menurunkan reputasi dan kepercayaan stakeholder terhadap perusahaan.
Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan strategi anti fraud yang tidak hanya berfokus pada tindakan setelah fraud terjadi, tetapi juga mencakup fraud prevention, fraud detection, investigation, reporting, sanctions, monitoring, evaluation dan follow up.
Training ini membantu peserta menghubungkan risk management dan anti fraud menjadi suatu pendekatan yang lebih terintegrasi sehingga perusahaan dapat membangun lingkungan kerja yang sadar risiko, memiliki pengendalian yang lebih baik dan mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang sehat.
Manfaat Training
- Mampu membuat dan menerapkan budaya risiko pada seluruh lini perusahaan.
- Memahami pentingnya risk culture dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
- Memahami proses manajemen risiko dalam organisasi.
- Memahami elemen-elemen dasar budaya risiko yang baik.
- Mampu mengenali indikator budaya risiko perusahaan.
- Memahami model dan tingkatan budaya risiko.
- Memahami metode untuk mengukur budaya risiko.
- Memperoleh pemahaman mengenai strategi anti fraud.
- Memahami empat pilar strategi anti fraud.
- Memahami proses pencegahan dan deteksi fraud.
- Memahami prinsip investigasi, pelaporan dan pemberian sanksi.
- Memahami proses monitoring, evaluasi dan tindak lanjut anti fraud.
- Mendukung peningkatan efektivitas mitigasi risiko bisnis perusahaan.
Materi Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud
Hari 1 – Membangun Budaya Risiko Perusahaan
1. Mengapa Budaya Risiko Penting?
- Pengertian Risk Culture
- Peran Budaya Risiko dalam Organisasi
- Hubungan Risk Culture dengan Risk Management
- Budaya Risiko dalam Pengambilan Keputusan
2. Memahami Budaya Risiko Perusahaan
- Memahami Budaya Risiko Perusahaan Anda
- Questionnaire Approach
- Identifikasi Kondisi Risk Culture
- Evaluasi Tingkat Kesadaran Risiko
3. Proses Manajemen Risiko
- Identifikasi Risiko
- Analisis dan Evaluasi Risiko
- Risk Treatment dan Mitigasi Risiko
- Monitoring Risiko
4. Elemen Budaya Risiko yang Baik
- Elemen-Elemen Mendasar dari Budaya Risiko yang Baik
- Risk Awareness
- Risk Ownership
- Komunikasi Risiko
- Peran Manajemen dan Karyawan
5. Indikator Budaya Risiko
- Indikator-Indikator Budaya Risiko yang Baik
- Perilaku Sadar Risiko
- Kualitas Pengambilan Keputusan
- Efektivitas Pengendalian Risiko
6. Model Budaya Risiko
- Model Budaya Risiko
- Karakteristik Risk Culture
- Implementasi Model Risk Culture dalam Organisasi
7. Metode Mengukur Budaya Risiko
- Metode Pengukuran Risk Culture
- Questionnaire dan Assessment
- Analisis Hasil Pengukuran
- Identifikasi Area Perbaikan
8. Tingkatan Budaya Risiko
- Tingkatan Budaya Risiko
- Evaluasi Maturity Risk Culture
- Strategi Peningkatan Budaya Risiko
Hari 2 – Strategi Anti Fraud
1. Pemahaman Strategi Anti Fraud
- Pengertian Fraud dan Anti Fraud
- Fraud Risk dalam Aktivitas Bisnis
- Pentingnya Strategi Anti Fraud
- Anti Fraud sebagai Bagian dari Mitigasi Risiko
2. Empat Pilar Strategi Anti Fraud
- Pencegahan
- Deteksi
- Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
- Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
3. Kebijakan dan Prosedur Pilar Pencegahan
- Fraud Prevention
- Kebijakan Pencegahan Fraud
- Internal Control
- Membangun Awareness terhadap Fraud
4. Kebijakan dan Prosedur Pilar Deteksi
- Fraud Detection
- Identifikasi Indikasi Fraud
- Early Warning terhadap Fraud
- Proses Pelaporan Indikasi Fraud
5. Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
- Kebijakan dan Prosedur Investigasi
- Proses Pelaporan Fraud
- Dokumentasi Hasil Investigasi
- Penerapan Sanksi
6. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
- Monitoring Strategi Anti Fraud
- Evaluasi Efektivitas Pengendalian
- Corrective Action
- Follow Up Hasil Evaluasi
Metode Training
- Presentasi dan pembahasan konsep
- Diskusi interaktif
- Studi kasus Risk Management dan Anti Fraud
- Questionnaire Approach
- Risk Culture Assessment
- Case discussion
- Problem solving
- Sharing best practice
Target Peserta
Training ini dapat diikuti oleh Risk Management, Internal Audit, Internal Control, Compliance, Anti Fraud Unit, Fraud Investigation, Finance, Accounting, Credit, Collection, Operational Risk, Human Resources, Supervisor, Manager, pimpinan unit kerja serta pihak-pihak terkait yang membutuhkan pemahaman mengenai budaya risiko dan strategi anti fraud.
Team Trainer Johnson Indonesia
- Rini Fauziyah, SE., Akt., MM., CFE.
- Rustam Silaen
- Trainer Expert lainnya di bidang Multifinance, Risk Management & Anti Fraud sesuai kebutuhan perusahaan.
Jadwal Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud
Berikut jadwal pelaksanaan Training Surveyor Multifinance berdasarkan jadwal yang tersedia pada program Johnson Indonesia:
| 07–08 Januari | 30–31 Juli |
| 05–06 Februari | 10–11 Agustus |
| 10–11 Maret | 01–02 September |
| 06–07 April | 01–02 Oktober |
| 18–19 Mei | 03–04 November |
| 08–09 Juni | 02–03 Desember |
Catatan: Jadwal dapat disesuaikan atau direquest untuk kebutuhan perusahaan dan program in-house training.
Fee Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang – 2 hari.
- Minimal mengirimkan 3 peserta untuk kepastian running di hotel.
- Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang – Pasti Running
- Rp8.500.000/orang – Pengiriman 1–5 peserta
- Rp8.000.000/orang – Pengiriman di atas 5 peserta
Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Private Onsite Training
- Rp8.000.000/orang / 2 Hari – Pasti Running
- Rp5.950.000/orang / 1 Hari – Pasti Running
- Lokasi: Training Center Johnson Indonesia
- Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Online Training
Rp5.500.000/orang – 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
Perusahaan yang Telah Mengikuti Training Sejenis
- PT Dipo Star Finance
- PT Artha Asia Finance
- PT Mandiri Tunas Finance
- PT Mandiri Utama Finance
- PT Clemont Finance Tbk.
- PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
- Dan perusahaan lainnya.
Training Terkait Risk Management, Compliance & Anti Fraud
Untuk memperkuat kompetensi Risk Management, Compliance, Governance dan Anti Fraud, Anda juga dapat mengikuti beberapa program terkait berikut:
- Training Manajemen Risiko Multifinance
- Training Anti Fraud, Pengaduan Konsumen & Transaksi Keuangan Mencurigakan
- Training Penerapan GCG di Sektor Perusahaan Pembiayaan Berbasis POJK
- Training Analisa Kredit & Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan Pembiayaan Berbasis POJK
- Multifinance Training Series
Daftar Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud
Training Membangun Budaya Risiko & Anti Fraud merupakan pilihan program bagi organisasi yang ingin meningkatkan kesadaran risiko, memperkuat risk culture, meningkatkan efektivitas risk management serta membangun strategi anti fraud yang terintegrasi melalui pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, monitoring dan tindak lanjut.
Johnson Indonesia menyediakan program dalam format Public Training, Online Training, Private Training dan In-House Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002
www.seminarjohnson.com
